JAKARTA – Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional kembali mengalami kenaikan pada Kamis (10/9/2026). Lonjakan paling tajam terjadi pada kelompok cabai, dengan harga cabai rawit merah secara nasional menembus Rp91.000 per kilogram.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat melalui situs webbi.go.id/hargapangan pukul 08.57 WIB, harga cabai rawit merah naik 3,57 persen atau Rp7.950 menjadi Rp91.000 per kg.
Kenaikan tersebut menjadikan cabai rawit merah sebagai salah satu komoditas dengan harga tertinggi di antara kebutuhan pangan yang dipantau.
Tidak hanya cabai rawit merah, harga cabai merah keriting juga melonjak cukup tajam. Komoditas tersebut naik 6,5 persen atau Rp3.750 menjadi Rp61.400 per kg.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar yang naik 4,78 persen atau Rp2.500 menjadi Rp54.750 per kg. Sementara cabai merah hijau naik 3,04 persen atau Rp1.900 menjadi Rp64.300 per kg.
Di sisi lain, harga bawang merah ukuran sedang justru mengalami penurunan. Harga bawang merah turun 1,56 persen atau Rp600 menjadi Rp37.850 per kg.
Sedangkan bawang putih ukuran sedang naik tipis 0,13 persen atau Rp50 menjadi Rp39.450 per kg.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I naik 0,34 persen atau Rp50 menjadi Rp14.900 per kg. Beras kualitas bawah II juga naik Rp50 menjadi Rp14.700 per kg.
Kemudian, harga beras kualitas medium I masih bertahan di level Rp16.550 per kg. Sementara beras kualitas medium II naik 0,31 persen atau Rp50 menjadi Rp16.400 per kg.
Adapun harga beras kualitas super I dan super II masing-masing masih stabil di Rp17.850 per kg dan Rp17.350 per kg.
Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat stabil di level Rp42.550 per kg. Harga telur ayam ras segar justru naik 0,67 persen atau Rp200 menjadi Rp29.850 per kg.
Sementara daging sapi kualitas I naik 0,26 persen atau Rp400 menjadi Rp152.150 per kg. Daging sapi kualitas II juga mengalami kenaikan tipis Rp50 menjadi Rp142.850 per kg.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium turun 0,25 persen atau Rp50 menjadi Rp20.300 per kg. Sedangkan gula pasir lokal masih bertahan di Rp19.100 per kg.!
Harga minyak goreng juga bergerak beragam. Minyak goreng curah naik Rp50 menjadi Rp20.500 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek I turun Rp50 menjadi Rp24.300 per kg, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II naik Rp50 menjadi Rp23.500 per kg.
Sumber : suara.com
