JAKARTA – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mulai hari ini, Senin (4/5/2026). Dalam kebijakan terbaru ini, sejumlah produk unggulan mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, sementara harga BBM subsidi masih dipatok stabil.
Mengutip informasi resmi dari laman Pertamina, kebijakan ini diambil di tengah fluktuasi harga energi global yang masih dinamis. Fokus penyesuaian menyasar pada segmen BBM berkualitas tinggi yang ditujukan untuk kendaraan bermesin modern.
Meski demikian, masyarakat yang mengandalkan BBM subsidi dan penugasan bisa sedikit bernapas lega. Harga Pertalite masih dibanderol Rp 10.000 per liter dan Biosolar tetap di angka Rp 6.800 per liter. Begitu juga dengan Pertamax yang tidak mengalami perubahan, yakni Rp 12.300 per liter.
Namun, kenaikan tajam justru terlihat pada deretan produk mesin diesel dan bensin performa tinggi. Pertamax Turbo kini merangkak naik menjadi Rp 19.900 per liter dari harga sebelumnya Rp 19.400 per liter.
Lonjakan paling mencolok terjadi pada Dexlite yang kini dijual seharga Rp 26.000 per liter, melompat jauh dari harga sebelumnya Rp 23.600. Tak ketinggalan, Pertamina Dex juga mengalami koreksi harga yang cukup dalam dari Rp 23.900 menjadi Rp 27.900 per liter. Sementara itu, untuk varian Pertamax Green tetap dipasarkan stabil di harga Rp 12.900 per liter.
Pihak Pertamina mengimbau agar konsumen dapat menyikapi penyesuaian ini secara bijak dan mengatur konsumsi bahan bakar sesuai dengan spesifikasi kendaraan serta kebutuhan sehari-hari.
.
Berikut rincian daftar harga BBM Pertamina per 4 Mei 2026:
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Pertamax: Rp 12.300 per liter
Pertamax Green: Rp 12.900 per liter
Pertamax Turbo: Rp 19.900 per liter (Naik dari Rp 19.400)
Dexlite: Rp 26.000 per liter (Naik dari Rp 23.600)
Pertamina Dex: Rp 27.900 per liter (Naik dari Rp 23.900)
Sumber : suara.com
