Beranda Pendidikan Hadapi UNBK, Pelajar SMK Negeri 1 Cilegon Gelar Doa Bersama

Hadapi UNBK, Pelajar SMK Negeri 1 Cilegon Gelar Doa Bersama

118
0
Pelajar SMK Negeri 1 Cilegon jalani doa bersama hadapi UNBK. (istimewa)

CILEGON – Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), ratusan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Cilegon menjalani doa bersama sebelum memulai dan masuk ke ruang ujian, Senin (25/3/2019).

Kepala SMK Negeri 1 Kota Cilegon, Widodo mengatakan, doa bersama yang dilakukan di ruang Gedung Serba Guna (GSG) di sekolah tersebut dilakukan untuk memberikan motivasi, khususnya kepada pelajar yang akan menjalani UNBK di sesi pertama dari total jumlah peserta UNBK yakni sebanyak 510 pelajar.

“UNBK di kita ini kan kita bagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama ini dimulai jam 07.30 WIB. Doa bersama ini sebenarnya rutin kita laksanakan, dan khusus hari ini kita ingin lebih memotivasi siswa 30 menit sebelum memulai ujian,” ungkap Widodo.

Dikatakannya, doa bersama juga dilakukan dalam setiap sesi peserta UNBK yang dihelat dalam lima ruangan kelas tersebut. “Jadi doa bersama ini adalah sekaligus pembekalan kepada pelajar kita, agar mereka lebih tenang, lebih nyaman menghadapi ujiannya. Dari situ juga kita memastikan, mengecek apakah ada pelajar kita yang tidak masuk (mengikuti UNBK). Jadi kalau ada anak yang ngga ikut itu kan bisa langsung ketahuan, dan kita juga tahu duduk persoalan kenapa dia belum bisa hadir,” katanya.

Di bagian lain secara teknis, kata dia, infrastruktur penunjang UNBK di sekolahnya tidak menemui kendala. Namun, persoalan jumlah perangkat komputer yang ada menurutnya turut menjadi perhatian pihaknya mengingat adanya peningkatan jumlah peserta UNBK di tahun depan.

“Dari pembagian tiga sesi itu saja kan artinya kita menggunakan perangkat yang minimal, karena jumlah siswa ini kan terus bertambah. Beberapa komputer kami yang sudah ada yang tidak layak, karena kan sudah sejak empat tahun yang lalu. Tahun depan saja, jumlah UNBK akan mencapai 600 peserta, nah kita harapkan saat itu kita bisa bagi jadi dua sesi,” terangnya. (dev/red)