Beranda Pemerintahan Hadapi Musim Kemarau, DKPP Serang Genjot Optimalisasi 1.599 Hektare Sawah

Hadapi Musim Kemarau, DKPP Serang Genjot Optimalisasi 1.599 Hektare Sawah

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo saat dimintai keterangan. (Iyus/bantennews)

KAB. SERANG – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang menggenjot program optimalisasi lahan (Oplah) seluas 1.599 hektare yang tersebar di 12 kecamatan. Hal itu dilakukan sebagai langkah menghadapi musim kemarau sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo mengatakan program optimalisasi lahan mendapat dukungan anggaran untuk 1.599 hektare pada 2026.

Program tersebut menyasar kawasan pertanian di 12 kecamatan dengan anggaran sekitar Rp4,6 juta per hektare. Dana itu dapat dimanfaatkan kelompok tani untuk membangun irigasi perpompaan, memperbaiki saluran irigasi, hingga membangun jalan usaha tani.

“Tahun 2026 kami mendapat program optimalisasi lahan seluas 1.599 hektare di 12 kecamatan. Anggaran per hektare sekitar Rp4,6 juta yang bisa digunakan untuk irigasi perpompaan, perbaikan saluran, maupun jalan produksi,” kata Suhardjo, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyusun Survey Investigation Design (SID) sebagai dasar pelaksanaan program tersebut.

Suhardjo menegaskan, program optimalisasi lahan tidak hanya bertujuan mengantisipasi dampak musim kemarau, tetapi juga meningkatkan indeks pertanaman.

“Tujuannya meningkatkan indeks pertanaman. Lahan yang sebelumnya hanya panen satu kali dalam setahun diharapkan bisa menjadi dua kali tanam,” ujarnya.

Ia memastikan, program tersebut tidak berkaitan dengan lahan yang sebelumnya mengalami gagal panen akibat banjir.

DKPP, kata dia, telah menyalurkan bantuan benih kepada petani yang terdampak banjir sebagai bentuk penanganan terpisah.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah