Beranda Pariwisata Hadapi Libur Panjang, Pengelola Wisata di Kota Serang Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Hadapi Libur Panjang, Pengelola Wisata di Kota Serang Diminta Perketat Protokol Kesehatan

1133
0
Panorama di taman Mahoni Bangun Sentosa (MBS), Curug, Koat Serang. (Ist)

 

SERANG– Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang Yoyo Wicahyono mengimbau kepada para pengelola tempat wisata di Kota Serang untuk memperketat protokol kesehatan. Ia berharap masyarakat Kota Serang tidak pergi saat libur panjang, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

” Untuk itu tidak bepergian. Kami mengimbau kepada pemilik, pengelola obyek wisata termasuk, pokdarwis untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” ujarnya, Kamis (29/10/2020)



Ia mengklaim sejak Covid-19 mewabah ke Kota Serang, pihaknya bersama satpol PP Kota Serang sudah menyosialisasikan protokol kesehatan ke semua area publik dan wisata di Kota Serang. Namun ia juga mengaku kesulitan jika masih terjadi lonjakan pengunjung di sejumlah wisata di Kota Serang.
“Yah saya sudah koordinasi dengan satpol PP , memang kesulitannya masa orang mau dicegah, sementara itu tempat wisatanya tidak ditutup. Kecuali ada kebijakan menutup wisata seperti di Kabupaten Lebak. Jadi kita hanya batasi saja pengunjunganya. Semestinya 50 persen lah,” ujarnya.

Meskipun dibatasi, ia mengaku dilema mengatur masyarakat yang melakukan liburan di sejumlah tempat wisata di Kota Serang. “Justeru ini juga serba salah, pengunjung dibatasi, antrean juga sampai keluar. Di luar orang berjubel, desak-desakan, macet di jalan. memang serba salah. mungkin orang terlalu berdiam lama di rumah juga ingin jalan-jalan. Dilema juga buat kita, itu dilema sekali. Memang semestinya ada kesadaran dari masing-masing,” ucapnya. (Dhe/Red/SG)