Beranda Pemerintahan Guru PPPK Lebak Akan Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Guru PPPK Lebak Akan Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Kepala Dindik Kabupaten Lebak Doddy Irawan. (Sandi/bantennews)

LEBAK – Rencana pengalihan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat mendapat sambutan positif dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak.

Dindik berharap kebijakan itu membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan guru sekaligus mendongkrak mutu pendidikan.

Kepala Dindik Kabupaten Lebak, Doddy Irawan menilai, perubahan status kepegawaian tersebut dapat memberi kepastian lebih besar bagi para tenaga pendidik.

“Ini akan berdampak positif terhadap mutu pendidikan daerah. Ke depannya kesejahteraan guru bisa lebih baik lagi dengan peningkatan status yang akan diterimanya,” kata Doddy saat dihubungi, Kamis (20/8/2026).

Doddy mengatakan, pemerintah merespons berbagai aspirasi guru yang selama ini menuntut kepastian status dan peningkatan kesejahteraan. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi sinyal perhatian pemerintah terhadap kebutuhan tenaga pendidik.

“Saat ini pemerintah, berdasarkan berbagai masukan dari teman-teman guru, sangat merespons apa yang diinginkan oleh teman-teman guru,” ujarnya.

Ia berharap peningkatan kesejahteraan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lebak. Doddy menekankan, guru yang memperoleh kesejahteraan lebih baik harus mampu memperkuat kualitas pembelajaran.

“Saya berharap perubahan status itu bisa menjadikan mutu pendidikan lebih baik dengan kesejahteraan yang akan diterima teman-teman guru,” ungkapnya.

Meski menyambut positif rencana tersebut, Dindik Lebak belum dapat memastikan skema penggajian dan teknis pelaksanaannya. Pemerintah daerah masih menunggu aturan rinci dari pemerintah pusat.

“Kita masih menunggu teknisnya seperti apa,” ucap Doddy.

Berdasarkan data, sektor pendidikan di Kabupaten Lebak memiliki 3.782 PPPK penuh waktu dan 1.649 PPPK paruh waktu. Rencana pengalihan status kepegawaian itu berpotensi menyentuh ribuan tenaga pendidik di daerah tersebut.

Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd