Beranda Peristiwa Gunung Anak Krakatau Erupsi, BPBD Kabupaten Serang Imbau Masyarakat Tak Panik

Gunung Anak Krakatau Erupsi, BPBD Kabupaten Serang Imbau Masyarakat Tak Panik

Tangkap layar kondisi Gunung Anak Krakatau. (IST)

KAB. SERANG – Terkait erupsi Gunung Api Anak Krakatau (GAK) pada Jumat (4/2/2022), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik namun tetap dalam kewaspadaan.

“Imbauan sama dengan yang dikeluarkan oleh BNPB dan BMKG. Intinya masyarakat tidak diperbolehkan mendekat gunung dalam radius 2 kilometer dan waspada terkait gelombang tinggi yang diinfokan BMKG,” ujar Anggota Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupeten Serang, Jhonny E Wangga kepada BantenNews.co.id pada Jumat (4/2/2022).

Selain itu, Jhonnya juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang belum valid kebenarannya atau hoaks.

“Masyarakat jangan panik namun tetap waspada, dan dimohon untuk tidak menyebarkan informasi-informasi yang belum benar hingga menyebabkan kepanikan. Pada dasarnya tidak ada yang bisa memprediksi kapan terjadinya bencana,” imbuh Jhonny.

Sebelumnya BMKG Pusat Meteorologi Maritim telah mengeluarkan peringatan dini terkait ketinggian gelombang untuk tujuh hari kedepan terhitung sejak 3 Februari hingga 10 Februari 2022.

Dalam peringatan dini disebutkan bahwa tinggi gelombang di wilayah Perairan Selatan Banten dan Selat Sunda Bagian Selatan masuk dalam kategori sedang yakni 1,25 hingga 2,5 meter. Tinggi gelombang tersebut dapat berisiko tinggi terhadap Perahu Nelayan dan Kapal Tongkang.

Sedangkan peringatan dini cuaca terkait potensi terjadinya  hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang, BMKG memprediksi akan terjadi pada pukul 15.00-17.00 WIB di wilayah Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang.

(Nin/Red)