Beranda Advertorial Gubernur Banten: SMK Harus Inovatif Jawab Kebutuhan Tenaga Kerja

Gubernur Banten: SMK Harus Inovatif Jawab Kebutuhan Tenaga Kerja

Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMKN 1 Cinangka. (IST)

BANTEN – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy tinjau pembangunan gedung praktikum dan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SMKN 1 Cinangka, Kabupaten Serang, Kamis (28/10/2021). Gubernur berpesan agar SMK inovatif dalam mengembangkan kurikulum untuk jawab kebutuhan pasar tenaga kerja.

Kunjungan ini dilakukan dengan tujuan pemantauan pembangunan gedung di sekolah. Adapun pembangunan yang sedang dilakukan berupa laboratorium praktikum mesin.

“Dibangunnya laboratorium ini diharapkan dapat meningkatkan peran sekolah dalam pendidikan vokasi ketenagakerjaan yang menjadi kebutuhan,” ungkap Gubernur.

Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berfoto bersama dengan guru SMKN 1 Cinangka. (IST)

Diharapkan, melalui pendidikan vokasi yang mumpuni, para lulusan SMK mampu bersaing di pasar tenaga kerja. Masyarakat Banten mampu memanfaatkan kebutuhan tenaga kerja di Provinsi Banten seiring dengan besarnya investasi yang masuk ke Provinsi Banten.

“Lulusan SMK harus punya kompetensi atau skill sehingga setelah lulus nanti bisa dipekerjakan sesuai dengan kebutuhan,” tegasnya.

Menurut Gubernur, saat ini tunjangan kinerja para guru sudah naik. Demikian pula dengan administrasi kenaikan pangkat para guru sudah lancar, tidak boleh ada suap ataupun pemotongan. Untuk guru sekolah swasta juga diberikan insentif Rp 500 ribu per bulan.

“Saya ingin menerapkan tata kelola pemerintah yang baik, membangun pemerintahan yang bersih. Untuk pertama kalinya, tahun 2017, Provinsi Banten raih WTP. Demikian pula dengan pencegahan korupsi dari KPK, selalu tiga besar,” ungkap Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur dan Wagub  juga meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Gubernur berpesan kepada para siswa untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan serta rajin dan giat belajar. “Tetap patuhi protokol kesehatan, pandemi Covid-19 belum usai,” ungkapnya. (ADV- Biro Adpim)