Beranda Kesehatan Gubernur Banten dan Wakilnya Tidak Divaksin Sinovac, Ini Kata Jubir Satgas

Gubernur Banten dan Wakilnya Tidak Divaksin Sinovac, Ini Kata Jubir Satgas

1524
0

TANGERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim dan wakilnya Andika Hazrumy tidak divaksin Covid-19 merk Sinovac buatan China.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/1/2021).

Ati membeberkan, jika Gubernur Banten Wahidin Halim merupakan kriteria yang tidak memenuhi syarat usia yakni maksimal 60 tahun.

“Kan kalau vaksin Sinovac batas usia maksimal yang boleh 60 tahun. Kalau Pak Gubernur di atas itu usianya. Bolehnya pakai vaksin Pfizer, untuk lansia ada di tahap ketiga,” ujar Ati.

Sementara, faktor Andika Wakil Gubernur Banten tidak bisa divaksin, itu disebabkan pernah terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) beberapa bulan lalu.

“Pak Wakil Gubernur itu penyintas yaitu pernah terpapar Covid-19 status OTG pada saat bulan Oktober atau November lalu. Kan kalau penyintas itu punya kekebalan antibody enam bulan sampai setahun,” pungkasnya.

Menurut dia, Wagub ini akan diberikan vaksinasi setelah antibody-nya mulai menurun. “Mungkin di tahap kedua atau ketiga vaksin baru bisa berbarengan dengan vaksin Pfizer mungkin,” bebernya.

(Ren/Red/SG)