CILEGON — Ratu Ati Marliati dikabarkan telah resmi mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Cilegon.
Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Golkar Kota Cilegon, Budi Mulyadi membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi BantenNews.co.id, Rabu (20/5/2026).
“Iya benar. Ibu Ratu Ati Marliati telah mengundurkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar pada tanggal 27 April 2026. Sejak waktu itu beliau tidak aktif lagi sebagai ketua atau pengurus Partai Golkar,” kata Budi.
Informasi pengunduran diri mantan Wakil Wali Kota Cilegon itu pertama kali mencuat dari Ketua Panitia Seleksi calon Komisaris Independen PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), Ahmad Aziz Setia Ade Putra. Ratu Ati diketahui ikut mendaftar dalam seleksi tersebut dan lolos tahap administrasi.
Aziz sebelumnya menyebut peserta seleksi dari kalangan politisi wajib melampirkan surat pengunduran diri dari jabatan politik sebagai syarat mengikuti seleksi Komisaris Independen PCM.
Namun, Budi menegaskan, pengunduran diri Ratu Ati juga berkaitan dengan regenerasi kepemimpinan di internal Golkar Cilegon.
“Alasan beliau mundur adalah komitmen untuk memberi ruang dan kesempatan regenerasi kepemimpinan yang lebih muda,” jelas kerabat Ati Marliati ini.
DPD Golkar Cilegon kini menyiapkan rapat pleno untuk menentukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD menggantikan Ratu Ati. Partai menjadwalkan pleno tersebut berlangsung pekan ini di kantor DPD Golkar Cilegon.
“Nanti hasil keputusan rapat pleno terkait usulan Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Cilegon akan diajukan dan dilaporkan kepada Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Banten untuk mendapatkan pengesahan. Rencana Sabtu besok di DPD jam 12.00 siang,” tutup mantan Direktur Keuangan PT PCM ini.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
