Beranda Pendidikan Gerakan Cendekiawan Kampung Dorong Anak Kurang Mampu Bisa Kuliah dengan Biasiswa

Gerakan Cendekiawan Kampung Dorong Anak Kurang Mampu Bisa Kuliah dengan Biasiswa

561
0
Bupati Pandeglang Irna Narulita sempat bertemu dengan Atih Ardiansyah penggagas gerakan cendikiawan kampung - foto istimewa

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita mengapresiasi langkah yang dilakukan Cendikiawan Kampung dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ini lantaran Cendikiawan Kampung yang merupakan salah satu platform yang sudah memberikan beasiswa bagi para siswa yang akan melanjutkan jenjang sarjana.

Bupati Pandeglang Irna Narulita pun sempat bertemu dengan Atih Ardiansyah penggagas gerakan cendikiawan kampung, Kamis (2/7/2020) di Pendopo Pandeglang.

Dikatakan Irna, tidak menutup kemungkinan Pemkab Pandeglang melakukan kerjasama untuk pemberian beasiswa dalam rangka peningkatan bidang pendidikan.

“Sejujurnya memang kita masih ada disparitas dengan Banten Utara, untuk itu kita berharap kedepan akan ada beasiswa bagi para dokter misalnya atau bidang lainnya sehingga banyak tenaga ahli dari kita,” katanya melalui siaran tertulis.

Sementara Atih Ardiansyah penggagas gerakan Cendikiawan Kampung mengatakan terbentuknya Cendekiawan Kampung ini pada Maret 2020, yang berawal dari Taman Baca Masyarakat (TBM) Indung di Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari.

“Sekitar Maret 2019, kami mendengar kabar bahwa pembaca di TBM Indung putus kuliah. Penyebabnya klasik, ekonomi, padahal anak ini dapat beasiswa,” ungkapnya.

“Kami datang takziyah ke rumah anak tersebut untuk membujuk agar melanjutkan kuliah. Mungkin anak ini memang masih shock karena adiknya kecelakaan, akhirnya kami gagal membujuk anak tersebut untuk lanjut kuliah, “ujarnya

Setelah itu, dikatakan Atih dirinya mencari dukungan dari semua pihak agar bisa memberikan dorongan bagi para siswa yang ingin melanjutkan kuliah.

“Walaupun kami tidak berhasil membujuk pembaca di TBM untuk lanjut kuliah, namun kami berhasil menghimpun kepedulian banyak pihak, Akhirnya, 18 Maret 2020 kami tetapkan sebagai tanggal berdiri Cendekiawan Kampung,” terangnya.

Atih menyampaikan, saat ini yang akan menjadi genius kampung (penerima beasiswa) sebanyak 27 anak.

“Satu dari Kabupaten Serang, satu dari Kabupaten Buru, Prov Maluku, 25 dari Kabupaten Pandeglang. Seluruh siswa ini akan mendapat fasilitas beasiswa kuliah dari mitra Cendekiawan Kampung (donasi),” jelasnya.

(Red)