Beranda Peristiwa Gelombang Tinggi di Pantai Bagedur Menerjang Belasan Kios 

Gelombang Tinggi di Pantai Bagedur Menerjang Belasan Kios 

Ilustrasi - foto istimewa ayosemarang.com

LEBAK – Akibat gelombang tinggi yang menerjang objek wisata Pantai Bagedur, belasan kios yang berada di Pantai Bagedur rusak ringan karena terhantam gelombang tinggi, Senin (16/5/2022).

Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak Mahmudin mengatakan, gelombang tinggi tersebut terjadi sudah dua hari, yakni semenjak kemarin pagi.

“Gelombang tinggi sudah terjadi dua hari ini, pertama kemarin pagi dan sore, dan juga tadi pagi hari ini. Gelombang tingginya sampai ke area warung, yang menyebabkan belasan warung rusak ringan,” kata Mumu saat dihubungi, Senin (16/5/2022).

Ia menjelaskan, untuk itu Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) melarang wisatawan untuk berenang di pantai, karena gelombang tinggi di pesisir pantai Banten selatan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Selama gelombang pasang, Balawista atau lifeguard bersiaga untuk menghalau wisatawan. Jangan sampai mereka memaksa berenang saat gelombang tinggi,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan rilis dari BMKG, terdapat peringatan dini adanya gelombang tinggi hingga tanggal 17 Mei 2022. Gelombang tinggi itu mencapai ketinggian 2 sampai 4 meter.

“Tadi pagi juga gelombang tinggi terjadi sampai jam 11 siang, dan pantaun juga air laut di pantai Bagedur saat ini juga sudah mulai pasang lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, gelombang tinggi itu tidak hanya terjadi di pantai Bagedur saja, namun merata di seluruh perairan yang berada di Lebak Selatan, seperti Pantai Sawarna Kecamatan Bayah, dan Pasir Putih.

“Saya mengimbau kepada para wisatawan untuk tidak berenang dulu didaerah pangai Lebak Selatan selama peringatan dini gelombang tinggi ini, karena gelombang tinggi ini dapat membahayakan para wistawan,” katanya. (San/Red).