Beranda Pemerintahan Gelar Rotasi, Walikota Cilegon ‘Kosongkan’ Jabatan Kepala DPMPTSP

Gelar Rotasi, Walikota Cilegon ‘Kosongkan’ Jabatan Kepala DPMPTSP

Walikota Cilegon Robinsar saat melantik pejabat. (Maulana/bantennews)

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kembali merombak struktur birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan 39 pejabat, Jumat (24/4/2026). Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya mendorong optimalisasi kinerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, di Aula Setda itu mencakup 2 pejabat eselon II dan 37 pejabat fungsional.

“Alhamdulillah sudah rotasi, juga ada kenaikan jabatan fungsional Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik,” kata Robinsar usai pelantikan.

Ia menegaskan, rotasi ini bukan sekadar pergantian posisi, melainkan dilakukan berdasarkan kebutuhan riil dari OPD. Pemerintah, kata dia, telah mengakomodasi kebutuhan tersebut agar setiap perangkat daerah mampu bekerja lebih maksimal.

“Apa yang jadi kebutuhan mereka sudah kita penuhi, OPD juga bertanggung jawab. Bertanggung jawab mengarahkan mengoptimalkan potensi yang ada,” ungkapnya.

Dalam rotasi kali ini, dua pejabat eselon II mengalami pergeseran strategis. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cilegon, Joko Purwanto, menyebutkan bahwa Hayati Nufus kini kembali menjabat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setelah sebelumnya memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang sebagai gantinya akan diisi oleh Noviyogi Hermawan sebagai Pelaksana Tugas (Plt), pejabat eselon III yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Sebagai gantinya, Kepala Disdukcapil Eva Sarifah akan kembali ke jabatan lamanya sebagai kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

‘Pengosongan’ jabatan definitif Kepala DPMPTSP itu disinyalir akan mempengaruhi kinerja Pemkot ke depan. Mengingat keterbatasan kerja dan kewenangan seorang Plt dalam mengambil keputusan, sementara di sisi lain Pemkot Cilegon tengah berupaya mengoptimalkan pendapatan, termasuk melalui DPMPTSP sebagai salah satu OPD strategis

Baca Juga :  Pembangunan Sekolah Rakyat di Lebak Disebut Bisa Entaskan Kemiskinan

“Untuk eselon II hari ini dari DPMPTSP Hayati Nufus pindah ke Disdukcapil, Eva Sarifah pindah dari Disdukcapil ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,” ujarnya.

Selain itu, sebanyak 37 pejabat fungsional turut dilantik dengan komposisi terbesar berasal dari DPMPTSP sebanyak 15 orang. Sisanya tersebar di berbagai OPD seperti Bappeda dan Dinas Kesehatan, serta satu orang dari kalangan guru.

Joko menjelaskan, sebagian dari mereka hanya mengalami penyesuaian nomenklatur jabatan, bukan perpindahan fungsi.

“Yang di DPMPTSP itu tadinya dia sudah di jabatan itu cuma dirubah, misal analis muda investasi jadi analis muda penanaman modal,” tutupnya.

Penulis : Maulana
Editor : TB Ahmad Fauzi