Beranda Peristiwa Gas Air Mata Simulasi Masuk Sekolah, Siswa SMP Madinatul Hadid Cilegon Berhamburan

Gas Air Mata Simulasi Masuk Sekolah, Siswa SMP Madinatul Hadid Cilegon Berhamburan

Tangkapan layar siswa SMP Madinatul Hadid Cilegon berlarian saat simulasi aksi anarkis. (Istimewa)

CILEGON — Simulasi penanganan aksi anarkis yang digelar Polres Cilegon di depan markas kepolisian  berdampak ke lingkungan SMP Madinatul Hadid. Gas air mata yang polisi gunakan dalam simulasi terbawa angin hingga masuk ke area sekolah.

Sebanyak 19 pelajar mengalami gangguan saluran pernapasan dan mata. Video yang beredar di media sosial (medsos) memperlihatkan sejumlah siswa panik dan berlarian ketika proses belajar mengajar berlangsung.

Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Imam Maryono, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, simulasi itu merupakan agenda kepolisian untuk menguji kesiapan menghadapi aksi anarkis.

“Simulasi itu memang agenda kita. Seluruh Polres melakukan itu. Itu bertujuan untuk menghadapi apabila terjadi aksi anarkis sewaktu-waktu,” kata Imam saat ditemui di ruangannya, Kamis (8/10/2026).

Namun, pelaksanaan simulasi tersebut berdampak langsung kepada para pelajar. Imam mengatakan, angin membawa gas air mata ke arah sekolah.

“Waktu gladi alhamdulillah aman, tapi karena tadi ada angin mengarah ke sana, jadi begitu,” ujarnya.

Polres Cilegon mengakui dampak tersebut dan menyampaikan permintaan maaf kepada pihak sekolah serta para pelajar. Polisi juga mendatangi sekolah dan rumah para siswa untuk memastikan kondisi mereka.

“Ada 19 pelajar. Kami sudah ke lokasi dan rumahnya, memeriksakan ke rumah sakit dan memberikan bantuan kepada yang terdampak,” kata Imam.

Polres Cilegon memastikan seluruh pelajar yang terdampak sudah kembali ke rumah setelah menjalani pemeriksaan medis.

“Alhamdulillah sudah pulang semua sekarang,” ujarnya.

Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd