JAKARTA – Tim Nasional Indonesia U-17 menorehkan babak baru dalam sejarah sepak bola Tanah Air. Untuk pertama kalinya, Garuda Muda berhasil meraih kemenangan di ajang Piala Dunia U-17, sebuah pencapaian yang lahir dari proses panjang pembentukan tim selama dua tahun penuh disiplin dan komitmen.
Manajer Timnas Indonesia U-17, Ahmed Zaki Iskandar, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bukan hadir dalam semalam. Banyak tantangan besar yang harus dilewati, namun setiap langkah yang diambil memperkuat pondasi permainan tim.
“Satu siklus target tuntas. Ini buah dari kerja keras dua tahun,” tegas Zaki.
Selama masa persiapan, skuad muda ini ditempa melalui perjalanan kompetisi yang berjenjang. Mereka tampil di Piala AFF U-16 2025 di Solo, berlanjut ke Piala Asia U-17 2025, hingga akhirnya menembus putaran final Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Zaki menjelaskan, pembinaan usia muda memiliki ruang besar untuk membentuk karakter dan pola permainan pemain. Dengan program latihan jangka panjang dan kedisiplinan yang dijaga ketat, skuat Garuda Muda berkembang menjadi tim yang mampu bersaing di panggung dunia.
“Di kelompok umur ini, mereka masih seperti kertas kosong yang bisa dibentuk. Kami bangun mereka dengan TC jangka panjang, program berjenjang, dan disiplin ketat,” ujar Zaki.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pembinaan berkesinambungan mampu menghasilkan generasi emas sepak bola Indonesia—dan perjalanan Garuda Muda baru saja dimulai.
Tim Redaksi
