Beranda Olahraga Forki Banten Optimis Hadapi PON XX 2020 Papua

Forki Banten Optimis Hadapi PON XX 2020 Papua

1184
0
Penyerahan medali bagi pemenang kejuaraan karate. (Foto : ist)

 

SERANG – Setelah Marzella Sekar Damayanti dan kawan-kawan berhasil lolos pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, November lalu. Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Banten tetap optimis dan tak gentar hadapi PON XX 2020 Papua bagaimanapun yang terjadi.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekertaris Umum Pengprov Forki Banten, Joe Manalu mengatakan, sementara sesuai intruksi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten untuk melakukan latihan secara mandiri.
“Untuk progres anak-anak selalu terpantau dengan latihan melalui vidio online oleh pelatihnya,” ucapnya, Sabtu(18/4/2020).

Joe mengaku sempat kaget ketika mendengar bahwa terdapat issu PON XX Papua akan diundur. Namun, ditengah situasi pandemi virus corona seperti ini, dirinya langsung memaklumi hal tersebut.
“Pada intinya kami setuju karena efek domino latihan dirumah atau mandiri juga saya kira kurang efektif, karrna roh atlet adalah berlatih dengan pelatihnya. Tapi, mau bagaimana pun kami harus mengikuti anjuran pemerintah tertinggi dalam kondisi yang sedang mencekam seperti sekarang, yang entah sampai kapan akan berlalu,” ujarnya.

Namun Joe menjelaskan, justru sedikit diuntungkan dengan pengunduran waktu PON XX Papua apabila kemungkinan tersebut memang bakal terjadi.
“Jadi kalau diundur bagus dong, biar kami lebih siap dan matang. Karena PON itu kegiatan yang sangat bergengsi,” ujarnya.

Ditambah lagi, persiapan saat ini yang didapat oleh Joe dari Pektih Karatedo Banten dalam program Pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON XX Papua masih dalam tahapan persiapan umum.
“Masih persiapan umum kami, padahal kalau dijadwal seharusnya sudah memasuki persiapan khusus kan,” tuturnya.

Diketahui, enam atlet karate Banten tersebut ialah, Marzella Sekar Damayanti nomer kata perorangan putri, lalu Nurdiansyah, Mahlian dan Agus Sanjaya, nomer Kata beregu putra, kemudian I Gede Gangga Wijaya nomer Kumite -67 kg putra, dan Jacob Noel nomer Kumite -55 kg putra. (Dhe/Red)