Beranda Kesehatan Fokus Tangani Covid-19, DPRD Banten Batalkan Pengadaan Kendaraan Dinas

Fokus Tangani Covid-19, DPRD Banten Batalkan Pengadaan Kendaraan Dinas

Gedung DPRD Provinsi Banten. (Ist)

SERANG – Sekretariat DPRD Provinsi Banten pada tahun anggaran 2021 merencanakan pengadaan kendaraan dinas operasional yang akan diperuntukkan bagi pimpinan DPRD Provinsi Banten sebanyak empat unit. Pagu anggaran tersebut sudah ditayangkan melalui SIRUP Pemprov Banten.

Rencana pengadaan tersebut untuk menunjang kelancaran tugas-tugas DPRD mengingat kendaraan saat ini sudah banyak kendala saat melakukan perjalanan kedinasan sehingga perlu dilakukan penggantian, karena kendaraan yang ada saat ini tahun perakitan 2015 atau bekas pimpinan DPRD periode yang lalu. Pengadaan tersebut direncanakan sejak tahun anggaran 2020.

Rencana pengadaan kendaraan dinas tersebut seharusnya pada triwulan ke satu akan tetapi pada saat ini pandemi Covid-19 yang masih sangat tinggi kasus positifnya sehingga pimpinan DPRD bersepakat untuk membatalkan rencana pengadaan kendaraan tersebut.

“Karena prioritas utama adalah penanganan Covid-19, untuk pengadaan kendaraan bisa menunggu kondisi yang lebih memungkinkan lagi. Bahkan bukan hanya kendaraan dinas saja yang menjadi target refocusing (realokasi anggaran) saat ini ada beberapa kegiatan-kegiatan yang sekiranya dipandang bisa untuk ditunda pelaksanaannya pada tahun berikutnya maka langsung dibatalkan dan masuk ke refocusing anggaran tahun 2021 ini,” kata Plt Kepala Bagian Humas dan Aspirasi Ibud Sihabudin, Kamis (22/7/2021).

Pembatalan pengadaan kendaraan dinas bagi pimpinan DPRD itu, kata Deni merupakan bentuk sense of crisis di mana saat ini masyarakat Banten sedang diuji menghadapi pandemi Covid-19 yang hampir dua tahun melanda Indonesia bahkan dunia.

“(Pembatalan pengadaan kendaraan dinas) bukan karena adanya tekanan dari pihak manapun. Mari kita bersama bergotong-royong membantu masyarakat khususnya Provinsi Banten dalam penanganan Covid-19 ini, DPRD Banten sangat konsen bagaimana penanganan pandemi ini agar sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.”

Ia juga tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat agar tertib pada protokol kesehatan, terapkan 5 M yakni mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan selalu menjaga jarak. (You/Red)