Beranda Advertorial Fitriati Buktikan JKN-KIS Telah Menolong Suami Tercinta

Fitriati Buktikan JKN-KIS Telah Menolong Suami Tercinta

501
0
Fitriati (38) warga Kampung Citawa 02/03 Desa Tambak, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. (Foto: Ade/bantennews.co.id)

SERANG – Sakit tak mengenal usia dan waktu, sebab jika tak menjaga kesehatan tubuh, siapa saja pasti bakal mengalami sakit. Hal itu dikatakan Fitriati (38) warga Kampung Citawa 02/03 Desa Tambak, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang mengakui pentingnya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Benar saja sejak 2014 terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, ia tak lagi khawatir ketika suaminya, Samsudin (48) mengalami gejala stroke. Sudah seminggu suaminya mendapat perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Kota Serang.

“Suami saya terpaksa dibawa ke rumah sakit karena kondisi badannya mati rasa. Jadi khawatir terjadi apa-apa, saya langsung bawa suami saya ke rumah sakit untuk segera mendapatkan tindakan pelayanan,” ujarnya.

Menurutnya, program JKN-KIS BPJS Kesehatan telah banyak menolongnya. Meskipun ia harus membayar iuran setiap bulan, hal itu sudah menjadi kewajiban baginya sebagai peserta agar kartunya terus aktif. Sebab, dikatakan Fitriati, sistem program JKN-KIS tersebut memang mengajak masyarakat untuk bergotong royong dengan cara iuran peserta yang sehat membantu peserta yang sakit.

“Jadi peserta JKN-KIS, saya jadi gak sulit untuk membayar biaya suami yang sakit. Kalau gak ada program ini, mungkin saya kerepotan pinjam uang sana-sini. Jadi serba susah rasanya. Untungnya saya sudah terdaftar sebagai peserta aktif JKN-KIS di BPJS Kesehatan,” ucapnya.

Ia berharap BPJS Kesehatan harus menyentuh semua lapisan masyarakat. Pelayanan BPJS juga harus terus ditingkatkan agar semua warga Indonesia, terutama Banten untuk menyadari pentingnya asuransi kesehatan. Maka dari itu pemerintah melalui BPJS Kesehatan membuat program JKN-KIS untuk menjamin kesehatan warganya.

“Saat ini saya tak mengalami kendala ketika berobat ke rumah sakit. Tak ada perbedaan jadi pasien umum atau BPJS Kesehatan. Saya mengajak pada yang belum jadi peserta, cepetan daftar lah karena program JKN-KIS ini banyak membantu dalam kebuntuan saat tak mampu bayar ke rumah sakit. Jadi tertolong banget bila aktif jadi peserta BPJS Kesehatan,” tutup Fitriati. (Advertorial)