PANDEGLANG — Keterbatasan fiskal membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang belum mampu mengandalkan APBD untuk menuntaskan persoalan infrastruktur jalan. DPRD mengakui pembangunan jalan masih membutuhkan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Banten hingga pemerintah pusat.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Fikri Pebriansyah mengatakan, kebutuhan pembangunan jalan masih tinggi. Sementara kemampuan fiskal daerah terbatas sehingga penanganan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap.
“Pemda ini memang punya PR sangat luar biasa kaitan dengan infrastruktur. Setiap tahunnya ikhtiar untuk memperbaiki infrastruktur ini terus berjalan meskipun keterbatasan fiskal,” kata Fikri kepada Bantennews, Jumat (2/10/2026).
Menurut Fikri, dukungan Pemprov Banten dan pemerintah pusat diperlukan untuk mempercepat pembangunan jalan di Pandeglang. Bantuan tersebut dinilai dapat membantu keterbatasan anggaran daerah dalam menangani kebutuhan infrastruktur.
Fikri menyebut salah satu dukungan berasal dari program pembangunan Pemprov Banten di bawah Gubernur Banten Andra Soni. Program tersebut turut menyasar pembangunan jalan di sejumlah wilayah Pandeglang.
“Di Kabupaten Pandeglang ini kita banyak dibantu oleh program-program Bapak Gubernur. Tentu ini sangat membantu kami di Kabupaten Pandeglang, masyarakat Kabupaten Pandeglang, pemerintah daerah Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Dia mengatakan pembangunan jalan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari sektor pertanian hingga akses pendidikan dan kesehatan. Karena itu, kebutuhan infrastruktur jalan dinilai masih menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani.
“Yang hari ini betul-betul membutuhkan pembangunan jalan salah satunya. Maka dengan Bang Andra hadir, keberpihakan Pak Gubernur terhadap Kabupaten Pandeglang membangun infrastruktur ini sangat kami syukuri,” katanya.
Fikri berharap pembangunan jalan melalui program Pemprov Banten dapat terus diperluas. Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan produktivitas masyarakat yang selama ini terkendala akses jalan.
“Mudah-mudahan ini tentunya bisa meningkatkan produktivitas, aktivitas masyarakat yang tadinya terkendala persoalan akses jalan, di bidang pertanian, pendidikan, kesehatan,” ujarnya.
Namun, Fikri belum merinci jumlah ruas maupun total panjang jalan yang telah dibangun melalui program Pemprov Banten. Dia mengatakan akan mengecek kembali data realisasi pembangunan tersebut.
“Secara data realnya saya akan coba cari tahu. Yang jelas saya melihat dengan mata kepala saya sendiri dan juga banyak laporan masyarakat di desa-desa mengucapkan terima kasih dengan adanya pembangunan jalan lingkungan,” jelasnya.
Fikri menambahkan DPRD dan Pemkab Pandeglang sepakat mendorong pembangunan infrastruktur secara bertahap. Selain dukungan Pemprov Banten, pemerintah pusat juga disebut membantu melalui pembangunan jalan oleh Kementerian PUPR di wilayah selatan Pandeglang.
“Hari ini ada bantuan dari Pak Gubernur dan juga dari Pak Presiden melalui jalan yang dibangun oleh Kementerian PUPR yang hari ini ada di wilayah selatan. Ini sangat luar biasa,” pungkasnya.
Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Ahmad Fauzi
