Beranda Peristiwa Festival Baris-Berbaris Kabupaten Tangerang 2026 Digelar

Festival Baris-Berbaris Kabupaten Tangerang 2026 Digelar

Festival Baris-Berbaris Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di SMAN 6 Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/8/2026).

KAB. TANGERANG – Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Festival Baris-Berbaris Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di SMAN 6 Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/8/2026).

Festival tersebut diikuti peserta tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Kegiatan secara resmi dibuka Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

Bagi Maesyal, baris-berbaris tidak hanya berkaitan dengan ketepatan gerakan dan kerapian formasi. Di balik setiap aba-aba dan gerakan, terdapat proses pembentukan sikap yang dinilai penting bagi pelajar.

“Kalau kita bicara baris-berbaris, mungkin ada yang berpikir ini hanya soal jalan tegap, belok kanan, belok kiri, atau menyamakan langkah. Tapi saya ingin sampaikan, ini jauh lebih besar dari itu, ada kedisiplinan, fokus, kepemimpinan, kepercayaan diri dan kerja sama,” ujar Maesyal.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak berhenti ketika peserta meninggalkan lapangan perlombaan. Kedisiplinan dalam mengikuti aturan, menghargai waktu, bekerja dalam tim, hingga kemampuan mempertahankan fokus merupakan kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Maesyal juga mengingatkan pelajar agar mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa mudah terbawa pengaruh negatif. Menurut dia, generasi muda Kabupaten Tangerang perlu memiliki kemampuan untuk memilih lingkungan dan pengaruh yang dapat mendukung masa depan mereka.

“Di tengah arus modernisasi yang begitu cepat, Kabupaten Tangerang membutuhkan pemuda-pemudi yang tidak mudah terpengaruh hal buruk, tetapi mampu menjadi teladan dan membawa perubahan positif di lingkungannya masing-masing,” katanya.

Ia menyebut para peserta festival merupakan bagian dari generasi yang akan mengisi pembangunan Kabupaten Tangerang dan Indonesia menuju 2045. Karena itu, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan mental.

“Adik-adik yang berdiri di lapangan ini hari ini adalah calon-calon pemimpin masa depan Kabupaten Tangerang. Mental juang dan kedisiplinan yang dilatih dalam baris-berbaris inilah yang akan menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan zaman,” tandasnya.

Baca Juga :  Baru 10 Hari Mengontrak, Tukang Cilok Asal Madura Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Cikupa

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal juga memberikan apresiasi kepada guru pendamping dan orang tua yang terlibat dalam proses pembinaan peserta. Menurutnya, dukungan dari lingkungan sekolah dan keluarga turut menentukan perkembangan kemampuan maupun karakter pelajar.

Ia kemudian meminta seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan mengutamakan sportivitas. Hasil kompetisi, kata dia, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan karena proses latihan dan pengalaman yang diperoleh peserta juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk memberikan penampilan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang paling penting adalah proses, karakter yang terbentuk, serta persahabatan yang terjalin antarpelajar se-Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Festival Baris-Berbaris Kabupaten Tangerang 2026 menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka sekaligus menguji kekompakan, ketepatan gerakan, dan mental bertanding di hadapan peserta dari sekolah lainnya.

Tim Redaksi