Beranda Peristiwa Evakuasi Korban Longsor Cilowong Ditambah 3 hari

Evakuasi Korban Longsor Cilowong Ditambah 3 hari

248
0
Plt Kepala BPBD Kota Serang Urip Henus. (Ade/bantennews)

 

SERANG– Setelah 10 hari melakukan pencarian dua korban yang tertimbun longsor di TPSA Cilowong pada 1 Januari 2019, Pemerintah Kota Serang dan Basarnas Banten sepakat menambah 3 hari lagi masa pencarian korban longsor.

Kebijakan tersebut merupakan hasil keputusan bersama melalui hasil rapat evaluasi bersama Pemkot Serang, Basarnas Banten, keluarga korban dan tokoh masyarakat sekitar di Cilowong, Kota Serang, Jumat(11/1/2019).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang yang juga menjabat sebagai Plt Kepala BPBD Kota Serang Urip Henus menerangkan, sebenarnnya berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas Banten proses pencarian hanya mencapai 10 hari. Tetapi berdasarkan permintaan keluarga korban, untuk menambah waktu selama 3 hari. “Saya kira, ini sudah kesepakatan bersama. Makannya kami dari Pemkot Serang akan memaksimalkan dalam waktu 3 hari, dalam evakuasi pencarian korban,” jelasnnya.

Ditempat sama, Kasie Ops Basarnas Banten Heru Amir menambahkan, penambahan waktu evakuasi selama 3 hari akan dimulai pada  Sabtu 12 Januaryli 2019.

“Kita pun akan memakai rute pencarian dengan berbeda, dan strategi baru untuk menemukan korban. Mudah-mudah dengan strategi yang kita punya bisa menemukan korban,” ungkapnnya.

Sementara untuk kendalannya, masih kata Heru, karena penimbunan material sampah yang sudah sampai 12 meter, dan menyebabkan sulit untuk evakuasi pencarian korban longsor.

“Padahal kita sudah berusaha dari hari pertama sampai sepuluhan hari kita evakuasi terus. Memang sangat sulit, karena ketebalan sampah sudah terisi air dan hampir 20 tahun. Tapi di waktu 3 hari ini, kita akan berusaha. Semoga hasilnnya bisa memuaskan untuk keluarga korban longsor,” ucapnya. (Dhe/Red)