
SERANG – Tumpukan sampah liar terus menggunung di sepanjang Jalan Jati, Kampung Jerakah, Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kondisi yang berlangsung sekitar enam bulan itu memicu keluhan warga karena menebarkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, Rabu (17/6/2026), menunjukkan sampah rumah tangga seperti plastik, sisa makanan, dan berbagai limbah lainnya menumpuk hingga memakan sebagian bahu jalan. Ironisnya, warga tetap membuang sampah di lokasi tersebut meski pemerintah telah memasang papan larangan.
Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah juga memunculkan aroma busuk yang semakin menyengat saat cuaca panas. Kondisi itu membuat warga khawatir terhadap ancaman gangguan kesehatan dan pencemaran lingkungan.
Jepri (21), warga setempat, mengatakan tumpukan sampah sudah menjadi pemandangan sehari-hari selama hampir enam bulan terakhir.
“Sampah ini sudah hampir enam bulan menumpuk. Kalau terus dibiarkan, bisa menjadi sumber penyakit dan sarang lalat maupun tikus. Saat musim hujan, air dari tumpukan sampah juga berpotensi mencemari lingkungan sekitar,” kata Jepri.
Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mengangkut sampah secara berkala. Pemerintah juga harus memperketat pengawasan agar warga tidak terus menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat pembuangan sampah liar.
Warga mendesak Pemerintah Kota Serang segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan praktik pembuangan sampah sembarangan yang terus berulang.
“Pemerintah harus menindak tegas siapa pun yang membuang sampah sembarangan. Kalau tidak ada sanksi, kebiasaan ini akan terus terjadi dan merugikan masyarakat,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah segera membersihkan tumpukan sampah sekaligus menegakkan aturan agar Jalan Jati kembali bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan.
Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd