Beranda Advertorial Duo Bersaudara Ini Akui Manfaat JKN-KIS

Duo Bersaudara Ini Akui Manfaat JKN-KIS

100
0
Nurjanah dan Jamsinah menunjukkan kartu JKN-KIS. (Ade/bantennews)

SERANG – Nurjanah (37) dan Jamsinah (50) warga Kampung Salila, Kelurahan Curug, Kecamatan Curug Kota Serang ini mengakui kesaktian program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang teklah membantunya. Sebab kartu JKN-KIS BPJS kesehatan tersebut telah membantu pengobatan mereka.

“Seandainya gak ada kartu KIS ini, saya gak bisa dioperasi, karena saya gak punya uang untuk bayar ke rumah sakit. Dan kartu ini istilahnya jadi penyelamatlah bagi warga kecil seperti saya, ” kata Nurjanah saat ditemui di rumahnya.

Nurjanah, ibu dua anak ini menderita penyakit batu ginjal dan sinusitis. Akibat menderita penyakit tersebut, tubuhnya terpaksa dioperasi petugas medis. Sebab alternatif untuk menyelamatkan anak pertamanya adalah melalui operasi.

“Saya masih takut operasi waktu itu, karena saya punya bayi kan di dalam kandungan. Memang umur mah gak tahu. Tapi karena anjuran dokter. Jadi saya pasrah aja. Dan beruntung program JKN-KIS bisa membiayai semua penanganan operasi tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan, menjadi peserta PBI BPJS Kesehatan merupakan anugerah selama hidupnya. Sebab sejak 2012 menjadi anggota BPJS Kesehatan, ia dan keluarga tak memikirkan biaya operasi penyakit batu ginjal dan sinusitisnya.

“emua sudah dijamin. Dan saya banyak terima kasih pada orang yang sudah memberikan iuran ke BPJS Kesehatan. Karena orang kecil seperti saya sangat membutuhkan betapa besar manfaat kartu BPJS Kesehatan ini,” ucapnya.

Ia berharap program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan tersebut dapat berlanjut. Menurutnya, keberadaan BPJS Kesehatan mampu menolong orang-orang yang berpenghasilan rendah dan tergolong tidak mampu.

“Kalau orang yang penghasilannya besar sih gak masalah yah, tapi ibu rumah tangga yang gak punya pekerjaan tetap dan penghasilan cukup untuk makan seperti saya kan, kartu BPJS kesehatan merupakan anugerah,” ujarnya.

Hal senada dirasakan Jamsinah, ibu empat anak ini berharap program JKN-KIS tidak berhenti. Ia dan keluarganya merasa terbantu sejak 2014 menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

“Saya sangat terbantu banget dengan kartu JKN-KIS karena saya tak punya uang untuk membayar semua biaya operasi. Alhamdulillah setelah dioperasi radang tenggorokan yang selama ini sakit, jadi hilang. Beruntung dan sangat membantu lah kartu JKN-KIS,” ujarnya.

Sampai dengan September 2019 jumlah peserta yang tercover program JKN-KIS secara nasional ialah 221.203.615 Jiwa dengan 27.315 fasilitas kesehatan yang bekerja sama, sementara untuk cakupan peserta di Wilayah Kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Serang ialah sebanyak 4.606.994 jiwa atau 92,3% dari jumlah penduduk yang meliputi lima (5) wilayah kabupaten dan kota seperti Kota Serang, Cilegon, Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang. (Advertorial)