Beranda Pariwisata Dukung Wisata Religi, Menpar Minta Tanara Bersih

Dukung Wisata Religi, Menpar Minta Tanara Bersih

331
0
Foto istimewa kumparan.com

SERANG – Menteri Pariwista (Menpar), Arief Yahya, mengungkapkan bahwa masterplan pengembangan wisata religi mulai diterapkan di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten.

“Tiga yang saya serahkan hari ini yang pertama adalah masterplan untuk wisata religi di Serang dengan pusatnya di sini. Pengembangan wisata religi untuk Provinsi Banten tahun ini kita selesain untuk Serang yang dimulai dari Pesantren An-Nawawi. Lalu, tahun 2020 kita kembangkan sampai seluruh provinsi,” ujar Arief saat ditemui kumparan di Masjid Agung Penatara, Serang, Banten, Jumat (20/9/2019).

Arief juga menjelaskan pengembangan wisata religi di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara akan dimulai dari sistem pencahayaan atau lighting system dan juga kebersihan.

“Jadi tadi saya minta bersih dulu dan tahun 2020 baru kita bangun. Karena bersih itu memang persyaratan mutlak dari pariwisata,” papar Arief dikutip dari kumparan.com.

Dengan peluncuran masterplan wisata religi tersebut menandai mulai dikembangkannya wisata religi di Kabuten Serang dari Tanara.

Kemenpar mendukung pengembangan wisata religi di Kabupaten Serang antara lain pengembangan destinasi, melakukan promosi wisata, serta pembinaan sumber daya manusia (SDM).

Menpar juga mengungkapkan, Banten memiliki banyak lokasi wisata religi di antaranya Ponpes An-Nawawi Tanara yang diharapkan setelah ditata lebih baik akan lebih mendorong kunjungan wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

“Target kita wismannya 30 ribu orang sedagkan wisnusnya 300 ribu. Jika rata itu 300 ribu orang sekitar Rp 300 miliar. Sedangkan untuk wismannya 30 ribu orang itu rata-rata 1.000 dolar AS jadi 30 juta dolar AS atau sekitar Rp 422 miliar,” pungkas Arief.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah pun menyambut baik dengan pengembangan destinasi wisata religi di Tanara. Ia mengatakan ini merupakan peluang luar biasa untuk masyarakat Banten khususnya Serang.

“Kawasan wisata religi itu akan menjadi wisata Banten secara keseluruhan. Karena di sini lahir tokoh dunia Syekh An-Nawawi Al Bantani dan sudah seharusnya kita memberi penghargaan tertinggi kepada beliau,” ujar Ratu.

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di peluncuran masterplan pengembangan wisata religi. Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan

Hal senada juga diungkapkan oleh pimpinan pondok pesantren An-Nawawi Al Bantani, H. Ahmad Syauqi. Ia mengapresiasi Kemenpar yang telah memilih Pesantren An-Nawawi Tanara untuk turut andil dalam pengembangan destinasi wisata religi di Banten.

“Pesantren merupakan satu komponen yang dekat sekali dengan masyarakat desa. Diharapkan Pesantren An-Nawawi bisa ikut berperan dan menjadi basis atau mitra pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya di wilayah pedesaan,” tutur Ahmad.

Ahmad juga menambahkan dengan melakukan masterplan yang sangat matang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat terutama dari sektor pariwisata.

(Red)