CILEGON – Ketua Umum Pengurus Besar Al-Khairiyah, Ali Mujahidin, mengajak warga Al-Khairiyah untuk memboikot produk-produk asal Amerika Serikat dan Israel. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap Iran.
Seruan itu disampaikan usai kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Kampus Al-Khairiyah, Kota Cilegon, Senin (30/3/2026). Acara tersebut turut dihadiri Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi.
“Saya sudah mengajak untuk boikot, dan ini bukan pertama kali, tetapi sejak serangan ke Gaza. Kita ingin memberikan pelajaran dan berharap diikuti oleh yang lain. Ini menjadi perhatian,” ujar Ali Mujahidin kepada wartawan.
Menurutnya, ajakan boikot tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Iran yang saat ini tengah berkonflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk melawan propaganda yang dinilai disebarkan oleh pihak Amerika dan Israel terhadap Iran.
“Kita gerakkan jari jemari untuk meng-counter propaganda yang dilakukan oleh pimpinan zionis dan Donald Trump, agar masyarakat tidak terpengaruh dengan narasi yang menyebut Iran sebagai penjahat dan teroris,” tegasnya.
Ali Mujahidin menilai dukungan terhadap Iran memiliki alasan kuat. Ia menyebut Iran sebagai salah satu negara yang berani melawan dominasi Amerika Serikat dan Israel.
“Saat ini yang memiliki keberanian sebagai pelopor dan garda terdepan melawan pihak yang dianggap sebagai penindas adalah Iran. Karena itu, kami mengajak warga Al-Khairiyah untuk memberikan dukungan,” pungkasnya.
Penulis: Maulana
Editor: Usman Temposo
