
CILEGON – Karang Taruna Kota Cilegon di bawah kepemimpinan Edi Firmansyah tetap bersikeras mempertahankan dan melanjutkan kepengurusannya, meski tanpa Surat Keputusan Pengurus Nasional Karang Taruna (SK PNKT).
Seperti diketahhui, PNKT telah menggelar Temu Karya VI Karang Taruna Cilegon 2026 dan melahirkan ketua yang baru. Di mana, pada gelaran itu, Ahmad Aflahul Aziz terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Cilegon.
Kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Bidang OKK Bahtiar Sebayang, Wasekjen PNKT, Ketua Karang Taruna Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo, serta enam pengurus Karang Taruna dari kecamatan se-Kota Cilegon, Senin (2/3/2026).
Edi mengatakan, ia memilih untuk tetap mempertahankan dan melanjutkan kepengurusannya lantaran merasa telah sesuai dengan aturan yang berlaku saat dia terpilih.
“Akan terus dilanjutkan karena kita sudah menerima SK dari Wali Kota dan kita sudah merasa menunaikan semua amanat Permensos, Undang-Undang, Pedoman Organisasi yang sebelumnya,” katanya di Sekretariat Karang Taruna Cilegon, Rabu (4/3/2026).
“Kita waktu itu menggunakan aturan yang lama, karena sebelum Rakernas di Tangerang pada 22-23. Kita Temu Karya itu tanggal 19. Artinya, aturan yang mereka buat itu disahkannya di 22-23,” sambung Edi.
Meski hanya mengantongi SK terkait pengukuhan kepengurusannya, Edi mengaku telah berupaya memohon kepada PNKT agar dapat menerbitkan SK pengesahan. Namun, sampai saat ini pihaknya belum juga mendapatkan legalitas tersebut.
“Pegangan sementara SK dari Wali Kota itu. Kita juga secara etika, sikap sudah berulang kali datang ke provinsi, PNKT memohon untuk diterbitkannya SK, tapi mereka agak diskriminatif barang kali ke kita atau bagaimana,” ucapnya.
Edi mengungkapkan, dirinya tak ambil pusing dengan potensi terjadinya dualisme kepengurusan Karang Taruna Cilegon antara kubunya dengan kubu Aziz. Ia juga tak dapat berbuat banyak dengan adanya kepengurusan baru hasil dari Temu Karya oleh PNKT itu.
“Kalau sifatnya mau sama-sama membangun Cilegon, selama tidak mengganggu program kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakat silakan saja. Insya Allah dengan adanya Karang Taruna double ini semakin bermanfaat,” tutupnya.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd