Beranda Politik Dua TPS di Lebak dan Kabupaten Tangerang Direkomendasikan PSU

Dua TPS di Lebak dan Kabupaten Tangerang Direkomendasikan PSU

162
0
Ilustrasi - foto istimewa rilitas.com

SERANG  РPemungutan suara di dua TPS di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang direkomendasikan pemungutan suara ulang (PSU). Panwaslu merekomendasikan PSU di TPS 02, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, dan di TPS 08, Desa Sidoko, Kecamatan Gunungkaler, Kabupaten Tangerang.

Surat Rekomendasi PSU dikeluarkan Panwaslu Gunungkaler Nomor 079/K/BT/0406/VI/2018. Dalam surat yang ditandatangani Ketua Panwaslu Gunungkaler Elpi disebutkan bahwa rekomendasi ini berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen, saksi, kajian, dan musyawarak ketua bersama anggota Panwaslu Gunungkaler yang menemukan adanya dugaan pelanggaran administrasi pemilihan di TPS 08 Desa Sidoko. Selain merekomendasikan PSU di TPS tersebut, Panwaslu Gunungkaler juga merekomendasikan penonaktifan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 08.

loading...

Rekomendasi PSU juga dikeluarkan Panwaslu Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. Surat rekomendasi bernomor  026/K.BT.01.01.17/VI/2018 ditandatangani langsung Ketua Panwaslu Kalanganyar Deden Moch Adnan. Dalam surat ini ditegaskan bahwa berdasarkan hasil pengawasan pengawasan dan pemungutan suara di TPS 02 Desa Aweh ditemukan ketidaksesuaian antara jumlah pemilih yang hadir dengan surat suara yang digunakan sehingga timbul indikasi adanya satu pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali.

Menyikapi rekomendasi ini, Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi menyatakan bahwa yang dijadikan pedoman oleh Panwaslu adalah PKPU 8/2018 tentang pemungutan dan penghitungan suara Pilkada, khususnya Pasal 59.

“Dalam hal nanti keluar rekomendasi PSU, maka KPU harus menindaklanjutinya dalam waktu paling lama 4 hari. Walaupun PSU dilakukan tidak menghentikan proses pidana bagi pelakunya, bila ada. Semua tergantung kajian Panwas, apakah hanya PSU saja atau ada unsur pidananya juga,” ujarnya. (ink/red)

loading...