Beranda Peristiwa Dua Rumah Reyot di Pandeglang Hancur Dihantam Angin Kencang

Dua Rumah Reyot di Pandeglang Hancur Dihantam Angin Kencang

 

PANDEGLANG – Dua rumah milik Saprudin (50) dan Sudarman (60) warga Kadu Kadu Peureup RT 002 RW 010, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes hancur setelah diterjang angin kencang pada pukul 15.30 WIB dan pukul 17.30 WIB sore tadi.

Hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Pandeglang menyebabkan dua rumah yang sudah tidak layak huni ini hancur karena tidak mampu menahan angin.

Ketua Tagana Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana menyampaikan, peristiwa rumah roboh itu pertama kali menimpa rumah Saprudin, pada saat kejadian pemilik rumah sedang berada di luar rumah karena masih sore hari.

Sedangkan untuk kejadian kedua yang menimpa rumah Sudarman, pemilik rumah sedang berada di dalam rumah dan langsung menyelamatkan diri ketika mendengar suara kayu patah.

“Pak Saprudin ada di luar karena kejadian masih sore, sedangkan pak Sudarman ada di dalam rumah karena waktu magrib, ketika mendegar suara bunyi rek rek (bunyi kayu patah) langsung keluar menyelamatkan diri,” kata Ade, Senin (17/2/2020).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun alat rumah tangga milik para korban hancur tertimpa puing-puing bangunan rumah. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp30 juta.

Karena kondisi rumah yang sudah tidak memungkinkan untuk ditinggal dan hancur diterjang angin, para korban mengungsi ke rumah saudara atau tetangga sekitar.

Ia menambahkan, rencananya dari Dinas Sosial akan segera mengirimkan bantuan untuk para korban berupa Beras, Tenda Gulung, Matras tidur, Kids ware, Peralatan dapur dan paket kebutuh anak balita.

“Rumah pak Saprudin sudah tidak bisa di tempati karena tidak layak huni sudah rapuh sama dengan pak Sudarman, tempat tingalnya betul memang sudah tidak layak huni menghawatirkan bila terjadi hujan besar yang disertai angin kencang bisa saja terjadi kembali tapi mudah-mudahan jangan sampai terjadi,” jelasnya. (Med/Red)