Beranda Hukum Dua Mayat dalam Karung di Pandeglang Mengalami Luka yang Mirip

Dua Mayat dalam Karung di Pandeglang Mengalami Luka yang Mirip

197
0
Petugas kepolisian mengevakuasi mayat di dalam karung yang ditemukan di jembatan Cisekeut, Kabupaten Pandeglang - (Foto Memed/BantenNews.co.id)

 

SERANG – Tim Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranagara (RSDP) Serang menemukan luka-luka yang mirip pada dua mayat dalam karung yang ditemukan di Pandeglang. Pada bagian perut terdapat luka sayat.

Kepala IKFM RSUD dr Drajat Prawiranegara, dr Budi Suhendar mengatakan hasil pemeriksaan sementara Tim Forensik ada kemiripan dengan mayat yang ditemukan di dalam karung di pinggir Pantai Karibea, Desa Tegal Papak, Pagelaran.

“Bahwa ada kemiripan dengan korban sebelumnya dalam hal luka sayat di perut dan juga bungkus karung, batu tidak ada, hanya tali isolasi di seluruh tubuh,” kata dr. Budi saat dikonfirmasi, Kamis (11/4/2019).

Selain itu, pada bagian kepala mayat yang berjenis kelamin laki-laki dewasa itu juga ditemukan luka akibat kekerasan tajam, memar-memar di bagian kepala sama seperti mayat dalam karung yang ditemukan beberapa hari lalu.

“Kondisi jenazah dalam keadaan membusuk, identifikasi masih di upayakan oleh tim forensik karena badannya rusak,” katanya.

Sebelumnya, pihak kepolisian menduga ada kemiripan kasus penemuan mayat dalam karung di Muara Sungai Cisekeut, Panimbang dengan penemuan mayat dalam karung di pinggir Pantai Karibea, Desa Tegal Papak, Pagelaran, Kabupaten Pandeglang.

Kapolres Pandeglang mengatakan AKBP Indra Lutrianto Amstono mengatakan kalau dilihat dari jenis karungnya memiliki kesamaan dengan penemuan mayat di Pantai Karibea. Kemudian muara sungai Cisekeut langsung tersambung dengan laut, ditambah jarak penemuan dari kedua mayat tersebut hanya berjarak sekitar 10 kilometer.

“Kalau dari karunganya ada kemiripan. terus lokasi tidak terlalu jauh antara yang pertama dan kedua sekitar 10 kilometer,” kata Kapolres. (You/Red)