
LEBAK — Dua ekor kerbau milik Pudin, warga Kampung Namohaur, Desa Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, hilang diduga dicuri, Selasa (29/9/2026) dini hari.
Pudin baru menyadari kerbau miliknya hilang saat kembali ke kandang sekitar pukul 00.30 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 23.00 WIB, ia sempat menyalakan api unggun di dekat kandang sebelum masuk rumah untuk membuat kopi dan menonton televisi.
“Saya kembali ke kandang untuk menyalakan api unggun lagi, tapi melihat kerbau sudah tidak ada di dalam kandang,” kata Pudin saat dihubungi.
Pudin mengaku heran karena kandang berada sangat dekat dengan rumah dan kawasan permukiman warga. Ia juga tidak mendengar suara kerbau atau aktivitas mencurigakan saat kedua ternaknya hilang.
“Aneh saja, tidak terdengar suara kerbau. Padahal lokasi kandangnya dekat sekali dengan rumah serta permukiman warga. Bahkan tali untuk membawa kerbau tersebut milik saya yang tersimpan di samping rumah,” ujarnya.
Setelah mengetahui kerbaunya raib, Pudin bersama keluarga dan sejumlah warga langsung mencari. Mereka menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur pelarian pencuri maupun perpindahan kedua kerbau tersebut.
Pudin mengatakan, kedua kerbau itu dalam kondisi hamil. Ia menaksir nilai keduanya mencapai sekitar Rp80 juta.
“Kondisi kerbau sedang hamil, kalau ditaksir untuk harga kedua kerbau tersebut sekitar Rp80 jutaan,” ungkapnya.
Pudin juga menyebut, pencurian kerbau bukan kali pertama terjadi di lingkungan tersebut. Sejumlah warga sebelumnya juga kehilangan ternak dengan modus serupa.
“Bukan kali ini saja warga yang kehilangan kerbau. Sudah beberapa warga juga yang kehilangan kerbaunya akibat dicuri,” ucapnya.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd