Beranda Peristiwa Drainase Tertutup Pondasi, Kampung Parung Jaya Kota Tangerang Dikepung Banjir

Drainase Tertutup Pondasi, Kampung Parung Jaya Kota Tangerang Dikepung Banjir

Kondisi drainase di Kampung Kored Kota Tangerang menyempit akibat pondasi bangunan. (Saepulloh/bantennews)

TANGERANG — Warga Kampung Parung Kored, Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat geram. Satu-satunya drainase di lingkungan mereka hilang tertutup pondasi proyek swasta.

Sejak itu, banjir datang tanpa ampun setiap hujan turun. Saluran air selebar sekitar 80 sentimeter itu lenyap tiga bulan lalu.

Air hujan kini tak punya jalan keluar. Akibatnya, genangan terus mengepung permukiman yang sebelumnya bebas banjir.

Pantauan BantenNews.co.id, Selasa (7/4/2026), puluhan rumah dari sekitar 25 kepala keluarga masih terendam. Warga sibuk membersihkan lumpur, sementara rasa waswas terus menghantui.

“Sekarang hujan kecil saja sudah banjir, apalagi deras bisa sampai 50 sentimeter,” tegas Nurhalim, warga setempat.

Kondisi makin parah karena wilayah kampung lebih rendah dari area sekitar. Lahan di sisi utara yang dulu menjadi resapan kini berubah setelah ditimbun dan dipagari pihak swasta.

Warga juga menyoroti janji pembangunan drainase baru yang tak kunjung terealisasi. Meski sempat dibahas bersama kelurahan dan perusahaan, hingga kini tak ada progres.

“Katanya mau dibuatkan drainase, tapi sampai sekarang nol. Kami terus kebanjiran,” kesal Samin.

Bantuan pompa air dari Pemkot Tangerang belum mampu mengatasi masalah. Warga khawatir genangan memicu penyakit dan kerugian lebih besar.

Lurah Parung Jaya, Murdani, mengakui akses drainase tertutup bangunan. Sebelumnya, air warga mengalir ke empang yang kini ikut terdampak pembangunan.

“Begitu ditutup, aliran air langsung terputus,” ujarnya.

Warga mendesak Pemkot Tangerang bertindak cepat dan membuka kembali jalur air. Mereka juga mempertanyakan legalitas proyek yang menutup drainase, termasuk dugaan pelanggaran kajian lingkungan.

Penulis : Saepulloh
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd