Beranda Pemerintahan DPUPR: Kerusakan BIS Pasca Kerusuhan Suporter Persita vs Persija dalam Tahap Pendataan

DPUPR: Kerusakan BIS Pasca Kerusuhan Suporter Persita vs Persija dalam Tahap Pendataan

Banten International Stadium di Kota Serang - foto istimewa

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten belum mengetahui nilai kerugian akibat kericuhan seusai pertandingan Super League antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10/2026). Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten masih mendata fasilitas stadion yang mengalami kerusakan.

Kepala DPUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, pihaknya bersama panitia pelaksana (panpel) pertandingan turun langsung ke stadion untuk memeriksa kondisi fasilitas dan menginventarisasi kerusakan.

“Hari ini lagi survei bersama dengan panpel untuk inventaris kerusakan,” kata Arlan kepada BantenNews.co.id, Senin (20/10/2026).

Arlan mengatakan, hasil pemeriksaan lapangan akan menjadi dasar untuk mengetahui jenis fasilitas yang rusak dan menghitung nilai kerugian. Pemprov Banten belum bisa memastikan besaran biaya perbaikan sebelum pendataan selesai.

Arlan menegaskan, panpel bertanggung jawab memperbaiki fasilitas stadion yang rusak akibat kericuhan tersebut.

“Karena tanggung jawab panpel untuk perbaikan,” ujarnya.

Hingga kini, DPUPR belum merinci fasilitas yang terdampak maupun total biaya perbaikan. Hasil inventarisasi bersama panpel akan menentukan kebutuhan perbaikan stadion setelah kericuhan pertandingan Persita kontra Persija.

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd