Beranda Pemerintahan DPRD Pandeglang Tanggapi Banyaknya Pejabat Pindah ke Pemprov Banten

DPRD Pandeglang Tanggapi Banyaknya Pejabat Pindah ke Pemprov Banten

Ketua Komisi I DPRD Pandeglang Syamsudin

PANDEGLANG – Dua orang pejabat eselon III Kabupaten Pandeglang kabarnya dalam waktu dekat akan pindah ke lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk mengisi kekosongan jabatan eselon II di sana. Padahal, beberapa posisi penting seperti Kepala Dinas dan Camat di Pandeglang masih terdapat kekosongan.

Diketahui, pagi ini empat pejabat eksternal Pemprov Banten menjalani seleksi lanjutan untuk mengisi kekosongan jabatan eselon II. Mereka adalah Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pandeglang M. Nasir, Asda III Setda Pemkab Pandeglang Kurnia Satriawan, Kepala Dindikbud Kota Tangerang Jamaludin, dan Sekda Kabupaten Lebak Budi Santoso.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Pandeglang, Syamsudin, mengamini bahwa saat ini ada kekosongan jabatan di Pemprov Banten yang harus segera diisi. Namun, hal ini juga menjadi dilema jika pejabat di Pandeglang ikut pindah ke Pemprov Banten sementara jabatan penting di Pandeglang sendiri masih banyak yang kosong.

“Untuk di provinsi juga memang ada kekosongan dan sedang menunggu arahan dari gubernur untuk pelantikan. Kemudian untuk jabatan kosong di Pandeglang, kita juga sama-sama dilema. Di Pandeglang saja kosong tapi pejabat eselon III-nya ditarik ke provinsi. Mungkin itu kebijakan dari provinsi untuk mengisi kekosongan jabatan di sana, serta mungkin juga untuk jenjang karir,” kata Syamsudin saat ditemui di Gedung DPRD Pandeglang, Senin (29/9/2025).

Menurutnya, perpindahan pejabat dari Pandeglang ke Pemprov Banten dengan kondisi yang ada saat ini terkesan terlalu dipaksakan. Oleh karena itu, ia meminta Pemkab Pandeglang segera melakukan pelantikan untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan pejabatnya.

“Untuk kekosongan jabatan di Pandeglang, saya berharap segera dilantik penggantinya supaya kinerja pemerintahan di sini berjalan dengan baik. Sebenarnya kalau dilihat dari kacamata kinerja, mungkin ini sepertinya ada pemaksaan juga. Tapi memang kebutuhan di provinsi lebih urgent, ya mau tidak mau Pandeglang juga harus menerima,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemprov Banten Masih Tunggu Penetapan Lokasi Hunian Tetap Korban Tsunami

Ia berharap kekosongan jabatan di Pandeglang tidak terlalu lama. Sebab, jika dibiarkan berlarut-larut, hal itu bisa mengganggu kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, terutama di dinas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kalau dari kami DPRD, pokoknya segera diisi kekosongan itu supaya pelayanan kepada masyarakat lebih lancar, terutama di instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Termasuk Kepala Dinas Pendidikan itu kan bersentuhan langsung dengan masyarakat juga. Kami harap secepatnya dipersiapkan penggantinya yang mumpuni di bidangnya agar aktivitas pemerintahan di Pandeglang berjalan lancar,” harapnya.

Penulis : Memed
Editor : Usman Temposo