KAB. SERANG — Komisi II DPRD Kabupaten Serang mulai memetakan kebutuhan pembangunan sektor pendidikan untuk masuk dalam anggaran 2027. Pembahasan KUA-PPAS menjadi pintu awal untuk menentukan sekolah mana yang membutuhkan perbaikan, penambahan ruang, hingga pembangunan gedung baru.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Abdul Basit mengatakan, DPRD bersama pemerintah daerah tengah membahas arah dan prioritas anggaran tahun depan. Pemetaan kebutuhan menjadi langkah penting agar anggaran pendidikan tidak tersebar tanpa skala prioritas.
“Kita lagi membahas KUA-PPAS untuk tahun depan. Kita petakan mana yang masuk anggaran, mana yang harus kita tangani,” kata Basit, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Basit, Komisi II akan mendata kondisi sekolah secara menyeluruh, mulai dari bangunan yang mengalami kerusakan, kebutuhan penambahan fasilitas, hingga wilayah yang membutuhkan sekolah baru.
“Kita juga akan memetakan beban kita, apa yang telah kita petakan, seperti mana yang rusak, mana yang harus ditambah, dan mana yang harus dibangun,” ujarnya.
Ia berharap informasi dan kebutuhan terbaru di sektor pendidikan dapat masuk dalam pembahasan anggaran 2027. Dengan pemetaan yang lebih terarah, pemerintah daerah diharapkan mampu menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan di lapangan.
Basit menegaskan, ketersediaan anggaran akan menjadi faktor utama dalam merealisasikan rencana pembangunan tersebut. Ia berharap program pendidikan yang masuk dalam visi dan misi Bupati Serang dapat memperoleh dukungan anggaran dan terlaksana secara bertahap.
“Yang jelas, dengan adanya informasi baru ini, mudah-mudahan apa yang menjadi visi misi Bupati bisa direalisasikan,” tegasnya.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
