Beranda Politik DPRD Cilegon Klaim Apresiasi Kinerja Penyelenggara Pilkada

DPRD Cilegon Klaim Apresiasi Kinerja Penyelenggara Pilkada

Kantor DPRD Kota Cilegon

CILEGON – Komisi I DPRD Cilegon mengaku telah menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilegon dalam proses perhelatan Pilkada hingga puncaknya 9 Desember 2020 lalu.

Ketua Komisi I DPRD Cilegon, Hasbudin mengatakan, apresiasi itu disampaikan langsung kepada KPU dalam rapat dengar pendapat (hearing) yang berlangsung secara tertutup di DPRD Cilegon bersama Bawaslu, Senin (18/1/2021).

“Kita ketahui bersama, KPU bisa melaksanakan hajat pilkada kemarin berjalan sukses, tidak ada kerusuhan, keributan dan persoalan yang krusial. Juga dari tingkat partisipasi pemilih di tengah pandemi, walaupun belum melampaui target secara nasional di 77 persen. Tapi setidaknya sudah melampaui target di tingkat provinsi 75 persen, karena kita di kisaran 76,6 persen. Ini kan prestasi yang tidak gampang,” ungkap Hasbudin usai hearing.

Sebagai mitra kerja penyelenggara pilkada, kata dia, apresiasi itu dilayangkan setelah diketahui pula bahwa tidak adanya aduan ke Mahkamah Konstitusi (MK) kaitan proses pelaksanaan Pilkada Cilegon.

“Dengan tidak adanya aduan itu, kita berharap hari ini sudah ada semacam putusan dari MK bahwa Cilegon dinyatakan clean and clear,” imbuhnya.

Terkait dengan kinerja Bawaslu Cilegon, ia menuturkan bahwa parlemen hanya menggali informasi menyangkut tindak lanjut dari sejumlah laporan dugaan pelanggaran selama jalannya Pilkada. “Kami juga mengapresiasi kerja Bawaslu yang cukup tegas, dan bahkan sampai memecat dua anggotanya karena pelanggaran etik,” tandasnya.

Sementara Ketua KPU Cilegon, Irfan Alfi mensyukuri apresiasi parlemen yang dilayangkan pada pihaknya.

“Dalam tahapan pilkada saat itu kan, KPU RI juga datang langsung khusus ke Cilegon dengan mengundang Disdukcapil, dalam rangka mensyukuri satu predikat nol persen perekaman KTP elektronik untuk yang di DPT (Daftar Pemilih Tetap). Itu juga torehan prestasi yang menjadi trigger bagi kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam proses demokrasi di masa yang akan datang,” katanya. (dev/red)