Beranda Kesehatan Dosen Staisman Pandeglang Ajak Warga Terapkan 3M

Dosen Staisman Pandeglang Ajak Warga Terapkan 3M

Budiana, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Staisman Pandeglang. (Memed/bantennews.co.id)

 

PANDEGLANG – Dosen sekaligus Wakil Ketua I Bidang Kemahasiswaan pada Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Manshur (Staisman) Pandeglang, Budiana mengajak semua elemen masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran menerapkan gerakan 3M, mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kata dia, kesadaran gerakan 3 M bisa dibangun secara sederhana melalui tempat kerja dan lingkungan keluarga masing-masing. Sebab, ia melihat kondisi Covid-19 saat ini terus meningkat sehingga menjadi ancaman yang serius.

“Setiap orang sebetulnya punya kewajiban untuk mengajak orang lain cuman dalam mengajak itu harus ada contoh. Kita mengajak menggunakan masker tapi kita sendiri mengabaikan masker kan tentu tidak akan didengar oleh masyarakat. Seperti saya di kampus meski pembelajaran daring tapi pelayanan seperti biasa maka kami tetapkan menerapkan protokol kesehatan, jadi di depan sebelum masuk kami siapkan hand sanitizer dan konsep jaga jarak itu diterapkan betul,” terang Budiana, Jumat (9/10/2020).

Ia membeberkan, pemahaman tentang Orang Tanpa Gejala (OTG) juga penting disampaikan pada semua orang terutama pada keluarga. Katanya, pemahaman ini agar mereka sadar bahwa orang yang terlihat sehat juga belum tentu tubuhnya tidak memiliki virus.

“Di rumah intinya keluarga ya, saya berikan pengetahuan tentang OTG karena bukan tidak mungkin kita yang sehat ini tidak membawa virus, makanya ini harus menjadi perhatian. Prinsip kewaspadaan harus menjadi kesadaran bagi semua dan itu saya tanamkan di keluarga,” jelasnya.

“Saya tanamkan juga protokol kesehatan kalau mereka keluar rumah harus menggunakan masker karena risikonya kalau kita tidak melakukan adalah penyebaran pada orang lain dan tidak akan memutus penyebaran Covid-19,” sambungnya.

Budiana mengakui, memang sosialisasi dari pemerintah baik pusat maupun daerah sudah baik tinggal praktiknya di masyarakat. Kesadaran untuk menerapkan gerakan 3 M itu yang belum tumbuh sehingga perlu upaya dari semua pihak untuk bersama-sama membangun kesadaran.

“Jadi tinggal kesadarannya bukan informasinya, karena menurut saya informasinya sudah sangat cukup baik. Dalam hal ini pemerintah sudah sangat baik menyampaikan informasi tinggal kembali pada kesadaran masing-masing,” jelasnya. (Med/Red/SG)