Beranda Kesehatan Dokter Spesialis Kandungan RSUD Tigaraksa Berikan Edukasi Kehamilan Risiko Tinggi di Posyandu...

Dokter Spesialis Kandungan RSUD Tigaraksa Berikan Edukasi Kehamilan Risiko Tinggi di Posyandu Budiasih Cisoka

Penyuluhan Kehamilan Risiko Tinggi RSUD Tigaraksa, dengan menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUD Tigaraksa, dr. Meycha Dafhonsa.

TANGERANG –  RSUD Tigaraksa kembali menggelar kegiatan edukasi kesehatan bagi masyarakat melalui kelas ibu hamil yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 08.00 WIB di Posyandu Budiasih, Desa Jeunjing, Kecamatan Cisoka. Kegiatan penyuluhan kali ini mengangkat tema “Kehamilan Risiko Tinggi” dengan menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUD Tigaraksa, dr. Meycha Dafhonsa, Sp.OG sebagai narasumber.

Kegiatan diikuti oleh ibu hamil dan kader kesehatan setempat dengan antusias. Dalam penyampaiannya, dr. Meycha Dafhonsa, Sp.OG menjelaskan bahwa kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi kehamilan yang memiliki risiko lebih besar menimbulkan komplikasi bagi ibu maupun janin selama masa kehamilan, persalinan, hingga nifas dibandingkan kehamilan normal.

Peserta diberikan pemahaman mengenai tanda-tanda kehamilan risiko tinggi yang perlu diwaspadai, seperti perdarahan, bengkak pada kaki dan tangan, sakit kepala, hipertensi, kejang, gerakan janin berkurang, hingga keluarnya air ketuban sebelum waktunya.

Selain itu, dijelaskan pula dampak yang dapat terjadi apabila kondisi tersebut tidak ditangani dengan baik, di antaranya perdarahan, preeklampsia, keguguran berulang, bayi berat lahir rendah, pertumbuhan janin terhambat, hingga kematian janin dalam kandungan.

Dalam materi penyuluhan, narasumber juga menekankan pentingnya mengenali faktor risiko kehamilan, termasuk kondisi “4 Terlalu”, yaitu terlalu muda hamil (<20 tahun), terlalu tua hamil (>35 tahun), jarak kehamilan terlalu dekat kurang dari 2 tahun, dan terlalu banyak anak (4 anak atau lebih). Selain itu, dijelaskan pula faktor “3 Terlambat”, yaitu terlambat mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan, dan terlambat mendapatkan penanganan medis. Faktor lain seperti riwayat penyakit ibu, riwayat persalinan sebelumnya, serta gaya hidup tidak sehat juga turut menjadi perhatian dalam menjaga kesehatan ibu hamil.

Sebagai upaya pencegahan, peserta diimbau untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik ringan, melengkapi imunisasi, serta menghindari rokok, alkohol, dan konsumsi kopi berlebihan selama kehamilan.

Baca Juga :  Tidur Setelah Makan Ternyata Tak Bikin Gendut

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai tanda bahaya serta faktor risiko pada kehamilan agar komplikasi dapat dicegah sedini mungkin melalui pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu hamil dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan, rutin melakukan kontrol ke fasilitas kesehatan, serta segera mencari pertolongan medis apabila muncul tanda bahaya kehamilan. RSUD Tigaraksa terus berkomitmen menghadirkan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. (PR/020-RSUD TIGARAKSA/V/2026)