Beranda Peristiwa Dokter Nyatakan Korban di Cikande Bukan Tersengat Listrik Akibat Ponsel di Charge

Dokter Nyatakan Korban di Cikande Bukan Tersengat Listrik Akibat Ponsel di Charge

Ilustrasi - foto istimewa google.com

SERANG – Pihak dokter forensik dari Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) dr. Drajat Prawiranegara, Serang, Banten memastikan korban tewas bernama Pendi (35), seorang karyawan di salah satu rumah makan di Kampung Pasar Lama RT 02 RW 01, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, penyebab tewas bukan karena tersengat listrik ponsel. Dokter forensik tidak menemukan luka akibat sengatan listrik pada bagian tubuh korban.

“Hasilnya tidak ditemukan luka-luka yang berkaitan dengan listrik. Pada saat tim ke sana tidak ada barang elektronik yang terpasang pada jenazah,” kata dokter di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara, Serang, Banten, dr. Budi Suhendar melalui sambungan telpon, Jumat (28/9/2018).

Mengenai penyebab kematian korban, Budi memastikan bukan karena faktor eksternal tubuh korban.





“Karena tidak dilakukan autopsi jadi tidak bisa memastikan sebab kematiannya. Tapi karena tidak ada luka-luka, kematiannya kemungkinan besar bukan disebabkan dari luar. Penyebabnya dari dalam tubuh, bisa jadi akibat penyakit,” kata Budi.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Pendi, seorang karyawan di salah satu rumah makan di Kampung Pasar Lama RT 02 RW 01, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten ditemukan tewas, Rabu (26/9/2018) pagi.

Pendi ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengeluarkan darah dari bagian mulut, telinga dan hidung. Kematian korban diduga akibat tersetrum aliran listrik dari ponsel yang memutar musik dalam kondisi di charge . (you/red)