Beranda Peristiwa Dituding Sewa Stand CFD Cilegon Mahal, Pawon: Itu Lokasi Space Sponsor

Dituding Sewa Stand CFD Cilegon Mahal, Pawon: Itu Lokasi Space Sponsor

228
0
Suasana Car Free Day Cilegon

CILEGON – Pengurus Paguyuban Wirausaha Cilegon (Pawon) angkat bicara perihal beredarnya kwitansi yang didiuga bukti transaksi sewa stand di kegiatan Car Free Day (CFD) Cilegon.

Ini dikarenakan sewa stand di CFD tersebut dinilai terlalu mahal. Itu diketahui saat Anggota DPRD Kota Cilegon, Rahmatulloh menyoroti perihal mahalnya tarif sewa stand tersebut.

Namun begitu Pengurus Pawon membantah kabar mahalnya sewa stand itu.

loading...

Ketua Pawon Cilegon, Asep Rahmatullah menyatakan biaya sewa seharga Rp400.000 itu diberlakukan kepada bukan yang diketegorikan sebagai usaha kecil menengah (UKM). Sehingga pungutannnya berbeda.

Dia menyatakan bila kategori UKM, pihaknya hanya memungut kisaran Rp10.000 saja.

“Itu bukan UKM, tapi memang sponsor, kelas restoran besar atau perusahaan. Sekelas McD dan lain lain yang mau promosi di CFD. Kalo untuk UKM anggota Pawon mah ga segitu, cuma Rp10.000,” ujarnya melalui pesan Whatsapp, Minggu (8/7/2018).

Dikatakan bahwa, Ayam Goreng Karawaci mengajukan untuk di space sponsor yang biaya partisipasinya kisaran Rp300.000 dan sewa tenda Rp100.000.

“Ada beberapa space yang dikategorikan space aponsor untuk promosi stand perusahaan, dealer dan lain lain. Nah, ayam goreng Karawaci yang branded tersebut menempati lokasi space tersebut. Adapun lokasi space untuk UKM Anggota Pawon beda bukan disitu karena memang sudah penuh tidak bisa lagi menerima anggota UKM baru,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Kota Cilegon, Rahmatulloh menyoroti mahalnya biaya stand pedagang di Kegiatan Car Fre Day (CFD) yang digelar di Jalan Perumahan Krakatau Steel, Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta,

Ini lantaran biaya stand di CFD yang dilaksanakan setiap akhir pekan itu dinilai terlalu mahal. Pasalnya, stand berukuran kecil dibandrol seniai Rp400.000 untuk sekitar 6 jam saja yakni dmulai pukul 06.00-12 WIB.

“Pengurus Pawon harus menjelaskan kenapa tarif stand dari jam 6 pagi sampai jam 12 siang sebesar itu. Kenapa mahal sekali. Semestinya lebih murah,” ujar Rahmatulloh.

Menurutnya, biaya untuk stand pedagang seharusnya tak semahal itu. Sebab bisa membebani masyarakat. Apalagi lahan yang digunakan merupakan lahan negara.

“Tarif menempati stand jualan harus murah tidak boleh mahal karena lahan CFD itu jalan Negara/Provinsi Banten,” tegasnya.

Dikatakan bahwa kegiatan CFD bagus untuk sarana dan perekonomian masyarakat. Dia juga mendukung kegiatan tersebut. Namun biaya untuk sewa stand tidak membebani.

“CFD harus dipertahankan lokasinya. Lahan parkirnya asalkan tertib, penataan pedagang atau pun perawatan harus baik. Namun jangan dimanfaatkan oleh sekelompok orang atau golongan untuk bagi-bagi lahan dan bagi bagi hasil. Sejatinya saya mendukung keberadaan CFD untuk hiburan masyarakat yang murah meriah,” terang anggota DPRD Kota Cilegon dari Dapil Jombang-Purwakarta itu. (Man/Red)

loading...