Beranda Peristiwa Ditemukan Radioaktif Nuklir Tinggi di Komplek Batan Indah Tangsel

Ditemukan Radioaktif Nuklir Tinggi di Komplek Batan Indah Tangsel

390
0
Telah ditemukan radioaktif nuklir yang cukup tinggi di komplek Batan Indah, RW.04, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel)

TANGSEL – Telah ditemukan radioaktif nuklir yang cukup tinggi di komplek Batan Indah, RW.04, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat (14/2/2020).

Hal itu diketahui saat Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) melaksanakan kegiatan rutin pengujian tingkat radioaktif di wilayah Tangsel (Pamulang, Perum Puspiptek, ITI, Muncul, Perum Batan Indah, dan Pasar Serpong), menggunakan alat RDMS-MONA.

Kepala Bagian Komunikasi Publik dan Protokol Bapeten Indra Gunawan menjelaskan, dari hasil pengujian pada beberapa lokasi yang dilakukan pengujian tingak radio aktif tersebut, di temukan perubahan nilai atau peningkatan radioktifitas yang cukup tinggi khusunya pada area taman RW. 04 Perumahan Batan Indah.

Atas temuan tersebut, lanjut Indra, pihak Bapepten melakukan koordinasi dengan Batan dan melakukan pembatasan atau pengamanan area. Kemudian langkah selanjutnya dilakukan pencarian oleh Bapeten bersama Batan dengan melakukan penggalian tanah, dan penebangan pohon, dan di temukan beberapa serpihan sumber radioaktif.

“Temuan sumber radioaktif itu kemudian kami ke PTKMR (Batan Pasar Jumat) untuk dilakukan penelitian. Namun karena di area lokasi masih terdapat paparan yg cukup tinggi, pada hari Rabu (11/2/2020) Bapeten mengeluarkan surat tentang informasi adanya temuan kenaikan radioaktif kepada warga untuk membatasi area dari aktifitas warga,” ungkap Indra dalam rilis yang dibagikannya, Sabtu (15/2/2020).

Menurut Indra, objek sumber radioaktif yang di temukan berupa butiran seperti pasir dan objek-objek lain yang belum di ketahui karena bercampur dengan tanah dan berbahaya jika langsung di bersihkan.

“Adapun setelah di lakukan uji lab, jenis radioaktif yang di temukan diantaranya Cs-137 (Cesium 137),” katanya.

Dilanjutkan Indra, dampak yg dapat terjadi dari paparan radiasi sinar radioaktif atai nuklir adalah dapat merusak sel tubuh sehingga menimbulkan efek bagi kesehatan seperti kangker, katarak, mandul dan lain-lain.

“Saat ini pihak Bapeten dan Batan sedang melakukan konsultasi dengan pimpinan untuk memberikan sosialisasi dan statement terkait temuan sumber radioaktif, dampak yg ditimbulkan dan penanganan lebih lanjut untuk memberikan pencerahan dan pemahaman kepada masyarakat dan instansi terkait,” pungkasnya.

(Ihy/Red)