Beranda Pemerintahan Distribusi Solar ke Pulau Tunda Masih Terkendala

Distribusi Solar ke Pulau Tunda Masih Terkendala

Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rahmat. (Iyus/bantennews)

KAB. SERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus mendorong penambahan kuota solar bersubsidi guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan sektor usaha di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh yakni berkoordinasi langsung dengan Hiswana Migas terkait distribusi dan alokasi BBM subsidi.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengatakan pihaknya telah menyampaikan berbagai persoalan distribusi solar yang terjadi di Kabupaten Serang saat bertemu dengan Hiswana Migas di Jakarta.

Menurut Adang, Bupati Serang turut hadir dalam pertemuan tersebut untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan kendala yang dihadapi daerah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Hiswana Migas di Jakarta. Dalam pertemuan itu kami menyampaikan berbagai keluhan terkait kebutuhan dan distribusi solar di Kabupaten Serang,” kata Adang, Sabtu (6/6/2026).

Ia mengungkapkan, kuota solar subsidi untuk Kabupaten Serang saat ini berkisar 72 ribu kiloliter. Namun, pihaknya masih akan melakukan pengecekan ulang untuk memastikan angka tersebut sesuai dengan data terbaru.

Selain persoalan kuota, Diskoumperindag juga menyoroti distribusi solar ke wilayah kepulauan, khususnya Pulau Tunda yang hingga kini masih menghadapi kendala pasokan.

Adang menjelaskan, pemerintah daerah belum dapat menambah alokasi solar untuk Pulau Tunda karena keterbatasan jalur distribusi. Saat ini, SPBU yang melayani kebutuhan wilayah tersebut masih mengambil pasokan dari Kragilan dan Ciruas yang jaraknya cukup jauh.

Menurutnya, persoalan itu muncul karena SPBU di wilayah Pontang belum menjual biosolar atau solar bersubsidi.

“Kendala terbesar ada pada distribusi. SPBU yang melayani kebutuhan masyarakat harus mengambil pasokan dari Kragilan dan Ciruas karena SPBU di Pontang belum menyalurkan biosolar,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Serang tengah mendorong agar pengajuan penyaluran biosolar di wilayah Pontang segera mendapat persetujuan. Langkah itu dinilai penting agar distribusi BBM subsidi ke kawasan pesisir dan kepulauan menjadi lebih mudah serta efisien.

Baca Juga :  Pelimpahan Aset Kabupaten Serang Berlarut, Pengamat: Ikuti Undang-undang

Jika pengajuan tersebut disetujui, pemerintah berharap pasokan solar bagi masyarakat Pulau Tunda dan wilayah sekitarnya dapat lebih terjamin.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah