Beranda Pemerintahan Dispora Banten Alihkan Dana Enam Eventnya untuk Penanganan Corona

Dispora Banten Alihkan Dana Enam Eventnya untuk Penanganan Corona

199
0
(Sumber foto: rumahdijual.com)

SERANG – Dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten memutuskan untuk meniadakan seluruh eventnya. Kemudian, anggaran dana tersebut dialihkan untuk kebutuhan penanganan covid-19.

Hal tersebut terungkap bermula dari surat edaran yang diterbitkan oleh pihak Dispora Banten pada Selasa (7/4/2020) yang berbunyi, dalam rangka penyusunan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA-P) organisasi perangkat daerah dan satuan kerja pengelola keuangan daerah. Berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Banten tahun anggaran 2020, enam kegiatan pada Dispora Banten resmi dibatalkan. Di antaranya, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) IX 2020, Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) II 2020, Kejuaraan Piala Soeratin 2020, Kejuaraan Liga 3 Zona Banten, dan Fasilitasi Kejuaraan Tingkat Nasional.

Kepala Dispora Banten Deden Apriandhi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, antisipasi tersebut diambil dikarenakan atas perintah dari Gubernur Banten. “Kami hanya menindaklanjuti surat edaran dari Gubernur Banten nomor 050/820-Bapp/2020 pada 3 April kemarin, dan anggaran tersebut langsung kami berikan kepada BPKD. Bukan oleh kami,” ucapnya, Kamis (8/4/2020).

Deden mengatakan, pembatalan tersebut bukan tanpa pertimbangan. Tapi berdasarkan kebutuhan Pemerintah Daerah dalam penanganan virus Corona. “Mengingat virus ini belum bisa diprediksi sejauh mana dan sampai kapan, maka kami pertimbangkan untuk dibatalkan, bukan ditunda. Namun bahasanya dialihkan. Karena kalau kami tetap menganggarkan di event tersebut, acaranya tetap tidak bisa dijalankan. Karena peraturan dari Pemerintah Pusat pun melarang segala kegiatan berbentuk massal. Kan olahraga pasti melibatkan banyak orang. Nah, daripada sayang tidak terserap. Kami mengantisipasi untuk mengalihkannya, sehingga lebih bermanfaat,” ujarnya.

Deden menjelaskan, surat edaran tersebut pun berlaku dan beredar atas sepengetahuan dan perizinan dari Dispora yang berada di kota dan kabupaten Provinsi Banten. “Tentu tembusannya kepada Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, dan Asda juga Kesra Provinsi Banten. Namun, ini bukan masalah harus sepengetahuan atau izin dari yang di bawah. Ini sudah maklumat untuk kepentingan bersama, mau gak mau harus diterima,” ujarnya.

Disinggung tentang anggaran kontingen Banten dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua. Deden mengatakan, pencairan tersebut ditandatangani sesaat sebelum mendapatkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada virus Corona ini.

“Kita semua tahu dari 6 event tersebut belum dilaksanakan seperti halnya PON, tapi PON lebih jauh persiapannya. Jadi sudah ter-acc pula sesaat sebelum kami mempunyai inisiatif pengalihan ini. Ya walaupun begitu, dari pihak tuan rumah Papua juga belum ada keputusan bakal ditunda, diundur atau bagaimana. Karena pemerintah mereka juga sedang menerapkan karantina wilayah,” ucapnya.

Deden berharap, keputusan mengalihkan dana anggaran tersebut dapat bermanfaat bagi khalayak masyarakat.

“Kami kan bukan hanya berurusan dengan pemuda dan olahraga saja, tetap atas nama masyarakat Banten. Karena saya juga miris melihat melonjaknya pasien Corona di Banten yang semakin bertambah. Semoga bisa mengurangi dan teratasi berkat dari keputusan ini,” ucapnya. (Dhe/Red)