Beranda Peristiwa Disnakertrans Banten Usut Dugaan Perselisihan Upah Pekerja PT CKN Pekan Depan

Disnakertrans Banten Usut Dugaan Perselisihan Upah Pekerja PT CKN Pekan Depan

Ilustrasi pekerja konstruksi. (Google.com)

CILEGON – Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten, Rachmatullah mengaku sudah berkoordinasi dengan manajemen PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT) terkait dengan dugaan kabar belum adanya pembayaran upah tenaga kerja PT Cilegon Karya Nusa (CKN), subkontraktor pada pekerjaan konstruksi PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) pada pertengahan 2017 silam.

“Kita sudah diskusikan persoalan itu dengan Pak Eko, Plant Manager IKPT saat pekerjaan di SRI. Menurutnya, hal itu juga sudah disampaikan ke pimpinan perusahaan. Kebetulan manajemen mereka juga sudah ada yang ke kantor, tapi ada sebagian yang bilang tidak tahu kalau ada (subkontraktor) yang belum dibayarkan,” ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (8/3/2019).

Rachmatullah melanjutkan, berdasarkan keterangan dari tiga orang pegawai PT IKPT yang memenuhi panggilan lisan Disnakertrans menyebutkan bahwa manajemen perusahaan memiliki tim tersendiri untuk menyelesaikan persoalan dengan korporasi milik salah seorang putra daerah tersebut.

“Yang kita panggil kemarin itu salah satu top levelnya juga di IKPT, tapi saya tidak begitu hapal namanya, yang pasti di atas manajer lah. Bahasanya dia punya tim legal yang akan menyelesaikan, dan menurut rencana juga akan kita panggil,” imbuhnya.

Lebih jauh, masih kata Rachmatullah, pihaknya bahkan sudah berencana untuk memanggil manajemen dari PT SRI, perusahaan joint venture antara PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) dengan Compagnie Financiere Michelin tersebut untuk mendapatkan klarifikasi.

“Tapi pada prinsipnya, dari tim manajemen pusat IKPT itu menyebutkan bahwa mereka akan membayar kalau ada bukti-bukti yang berkaitan dengan pekerjaan itu. Saya juga sudah katakan bahwa ada orang yang bekerja di sana, ada man powernya, dan bukti pekerjaannya ada dan hasilnya juga ada. Tapi untuk lebih pastinya kita akan layangkan pemanggilan secara resmi pada Senin (11/3/2019),” terangnya.

Baca : Tenaga Kerja Belum Dibayarkan, Subkontraktor Melapor ke Disnakertrans Banten

Pemanggilan secara resmi terhadap seluruh pihak, jelas Rachmatullah, akan dilakukan mulai pekan depan, menyusul turunnya surat pengusutan yang diinstruksikan langsung oleh Kepala Disnakertrans Banten.

“Penanganan semuanya tahap awal akan dilakukan mulai Senin sampai Jumat. Rencananya semua kita mintai keterangan lebih lanjut, termasuk dari CKN itu sendiri, karena mungkin ada perkembangan baru,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Operasional PT IKPT, Edrus Alaydrus yang dikonfirmasi tidak menampik adanya perselisihan antara pihaknya dengan PT CKN. Namun demikian ia membantah tudingan bila perselisihan itu lebih menyangkut pada persoalan ketenagakerjaan.

“Memang saya akui kita punya dispute (perselisihan), mereka (PT CKN) mendispute kan ke kita dan kita menjawabnya dengan profesional dan kami menunjukkan semua bukti-bukti kontrak jual, tetapi mereka yang tidak mengambil kesimpulan dan tidak menjawab. Di sisi kita, case ini closed. Jadi ini bukan masalah ketenagakerjaan, sangat keliru. Ini menyangkut masalah pekerjaan yang ada di PT SRI project,” ujarnya belum lama ini. (dev/red)