SERANG — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang mempredikasi adanya lonjakan mobilitas masyarakat yang berpotensi memicu peningkatan kepadatan lalu lintas di sejumlah titik strategis, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Kepala Dishub Kota Serang, M. Ikbal mengungkapkan, tren peningkatan aktivitas masyarakat telah terlihat dari pola pergerakan dan pertumbuhan penduduk Kota Serang dalam beberapa tahun terakhir.
“Kalau dilihat dari aktivitas masyarakat, kemungkinan besar akan ada tren peningkatan mobilitas. Jumlah penduduk Kota Serang sudah hampir 700 ribu jiwa, ditambah masyarakat dari luar daerah yang masuk ke Kota Serang saat liburan Nataru,” ujar Ikbal, Rabu (10/12/2025).
Dengan kondisi tersebut, Dishub menilai potensi kepadatan lalu lintas pada masa libur panjang nanti cukup tinggi.
Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya sedang memfinalisasi strategi rekayasa dan pengaturan arus lalu lintas, termasuk penempatan personel serta penentuan lokasi posko pemantauan.
Ikbal menjelaskan, beberapa titik rawan yang kerap mengalami tekanan arus kendaraan meliputi Pakupatan, Taktakan, dan Palima. Meski begitu, lokasi posko resmi masih menunggu hasil koordinasi bersama pihak kepolisian.
Tidak hanya fokus pada jalur lalu lintas utama, Dishub juga memberi perhatian khusus pada kawasan pusat keramaian, seperti Alun-Alun Kota Serang dan area gereja yang diperkirakan ramai digunakan untuk kegiatan ibadah dan perayaan Nataru.
Di titik-titik tersebut, Dishub akan menurunkan personel tambahan untuk membantu pengaturan bersama kepolisian dan Satpol PP.
“Persiapan saat ini masih dalam tahap finalisasi. Kami menyesuaikan dengan pola arus dan evaluasi tahun-tahun sebelumnya,” kata Ikbal.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Dishub berharap arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru di Kota Serang dapat berjalan aman, tertib, dan terkendali.
Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
