Beranda Pemerintahan Dishub Pandeglang Siapkan Trayek Dukung Reaktivasi KA Rangkasbitung-Labuan

Dishub Pandeglang Siapkan Trayek Dukung Reaktivasi KA Rangkasbitung-Labuan

Kantor Dishub Pandeglang. (Mg-Madani Prasetia/bantennews)

PANDEGLANG — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang mulai menyiapkan jaringan angkutan umum untuk menyambut rencana reaktivasi jalur kereta api (KA) Rangkasbitung-Labuan.

Dishub tidak ingin reaktivasi jalur kereta berjalan tanpa dukungan transportasi lanjutan. Trayek angkutan kota dan angkutan pedesaan akan dikaji agar terhubung dengan stasiun yang nantinya kembali melayani penumpang.

Kasi Angkutan Dishub Kabupaten Pandeglang, Yusep Yogianto mengatakan, konektivitas antarmoda menjadi bagian penting dalam rencana tersebut.

“Kami otomatis harus terkoneksi antara trayek-trayek yang ada dengan reaktivasi kereta api lintas Rangkasbitung-Labuan,” kata Yusep, Kamis (1/10/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang sebelumnya mengusulkan reaktivasi jalur tersebut melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2024. Usulan itu kemudian masuk sebagai salah satu program yang perlu ditindaklanjuti.

Rencana reaktivasi juga masuk dalam prioritas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pandeglang 2025-2045. Pemerintah daerah tidak hanya membidik sektor transportasi, tetapi juga konektivitas ekonomi di sepanjang jalur kereta.

Dalam penyusunan RPJMD 2025-2029, Dishub mulai memetakan koneksi trayek angkutan umum menuju sejumlah stasiun, antara lain Stasiun Pandeglang, Saketi, serta Cigondang-Labuan.

Dishub juga mengaitkan konektivitas tersebut dengan pusat aktivitas ekonomi di Pandeglang, Saketi dan Labuan.

Dengan skema itu, penumpang tidak berhenti di stasiun, tetapi dapat melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum menuju kawasan permukiman dan pusat kegiatan.

Sejumlah terminal tipe C berpotensi mendukung jaringan tersebut, seperti Terminal Cadasari, Anten, Mengger dan Kadubanen.

Kawasan Stasiun Kadomas juga menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian. Saat ini, trayek angkutan umum sudah melintasi Terminal Kadubanen sehingga Dishub membuka peluang menghubungkan trayek tersebut dengan stasiun.

Namun, Dishub belum bisa langsung menetapkan trayek maupun jumlah armada. Pemerintah daerah masih harus mengkaji kebutuhan penumpang dan pola perjalanan setelah pemerintah memastikan tahapan reaktivasi jalur kereta.

Baca Juga :  Dinkes Lebak: Kasus HIV Capai 788 Orang, Rangkasbitung Tertinggi

“Kalau misalkan ada reaktivasi kereta ini terselenggara, itu akan dihidupkan kembali,” ujarnya.

Dishub akan menentukan perubahan rute, perpanjangan trayek atau penambahan trayek berdasarkan hasil kajian. Penyesuaian armada juga akan mengikuti pola layanan kereta yang nantinya pemerintah pusat tetapkan.

Dishub Pandeglang kini berkoordinasi dengan Pemprov Banten, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), kementerian terkait dan organisasi perangkat daerah lainnya.

Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd