Beranda Pemerintahan Dishub Cilegon Anggarkan Rp14 Miliar untuk Listrik PJU 2026, Warga Keluhkan Jalan...

Dishub Cilegon Anggarkan Rp14 Miliar untuk Listrik PJU 2026, Warga Keluhkan Jalan Masih Gelap

Ilustrasi - Foto istimewa TheTanjungpuraTimes

CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Perhubungan Kota Cilegon mengalokasikan anggaran sebesar Rp14.097.141.828 untuk belanja tagihan listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Tahun Anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode paket 64817320, berada di bawah KLPD Kota Cilegon.

Paket pengadaan bernama Belanja Tagihan Listrik itu mencakup penyediaan listrik PJU selama 12 bulan. Spesifikasi pekerjaan meliputi PJU tegangan rendah di 693 lokasi, dengan estimasi konsumsi 907 kWh per lokasi per bulan. Lokasi administrasi pekerjaan tercatat di Jl. Akses Tol Cilegon Timur No. 2, dengan sumber pendanaan dari APBD Kota Cilegon Tahun 2026.

Namun, besarnya anggaran tersebut menuai sorotan warga. Salah seorang warga Cilegon, Rohiman, menilai nilai anggaran yang mencapai lebih dari Rp14 miliar belum berbanding lurus dengan kondisi penerangan jalan di lapangan.

“Kalau melihat anggarannya besar, tapi faktanya Kota Cilegon masih banyak yang gelap. Banyak jalan belum ada PJU, dan yang sudah ada pun banyak yang tidak terawat,” ujar Rohiman, Senin (9/2/2026).

Ia mencontohkan kondisi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang dinilai masih minim penerangan. Menurutnya, sejumlah titik PJU rusak atau lampunya mati dan dibiarkan dalam kondisi gelap, padahal jalur tersebut cukup ramai dan rawan pada malam hari.

“Di JLS banyak titik PJU rusak, lampunya mati. Padahal jalur itu ramai dan berpotensi rawan kalau gelap,” katanya.

Rohiman berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembayaran tagihan listrik, tetapi juga melakukan pemerataan pembangunan PJU serta perawatan rutin terhadap lampu jalan yang rusak agar manfaat anggaran benar-benar dirasakan masyarakat.

“PJU bukan cuma soal bayar listrik, tapi juga soal keselamatan pengguna jalan. Harus ada perawatan dan penambahan di titik-titik yang masih gelap,” pungkasnya.

Baca Juga :  Dinilai Berhasil Bangun Banten, WH Puji Kepemimpinan Jokowi

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Heri Suheri, mengungkapkan bahwa anggaran pembayaran listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Cilegon mencapai sekitar Rp13 miliar hingga Rp14 miliar per tahun.

Menurutnya, anggaran tersebut murni digunakan untuk pembayaran listrik PJU yang tersebar di seluruh wilayah kota.

“Anggaran PJU itu sampai sekitar Rp14 miliar, itu khusus untuk bayar listrik. Setahun anggaran,” ujar Heri Suheri.

Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya saja, total pembayaran listrik PJU mencapai sekitar Rp13 miliar. Jika dirata-ratakan, biaya listrik PJU per bulan berada di kisaran Rp1,2 miliar hingga Rp1,5 miliar.

“Listrik PJU se-Kota Cilegon itu dibayar oleh pemerintah kota. Kalau dirata-ratakan, sekitar Rp1,2 sampai Rp1,5 miliar per bulan,” jelasnya.

Meski anggaran terbilang besar, Heri Suheri tidak menampik masih adanya keluhan masyarakat terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang dinilai masih minim penerangan. Ia menyebut, evaluasi dan pembahasan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran tersebut.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin