LEBAK – Seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) diamuk massa setelah tertangkap tangan mencuri sepeda motor milik warga di Kampung Cijoro Bendungan, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (14/2/2026) malam.
Pelaku berinisial AN (37), warga Kampung Lebih, Desa Sangiang Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, dipergoki korban saat hendak membawa kabur sepeda motor yang terparkir di halaman rumah.
Sebelum diamankan polisi, pelaku sempat menjadi sasaran amukan warga yang emosi atas perbuatannya.
Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung, IPDA Herman, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, pelaku AN (37) diamuk massa setelah tertangkap melakukan pencurian sepeda motor milik korban, Suryana, yang terparkir di halaman rumahnya,” ujar Herman saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban mendengar suara mesin motor yang dinyalakan. Merasa curiga, korban langsung keluar rumah dan melihat sepeda motornya sudah dinaiki oleh seorang pria yang tidak dikenal.
“Korban sempat melihat pelaku membawa sepeda motor ke seberang jalan yang tidak jauh dari rumahnya. Korban bersama temannya langsung mengejar sambil berteriak maling,” jelasnya.
Upaya pengejaran tersebut membuahkan hasil. Korban berhasil menarik kembali sepeda motornya, sementara pelaku sempat melarikan diri. Namun, korban dan warga berhasil mengamankan rekan pelaku yang saat itu sedang berada di atas motor.
“Mendengar teriakan korban, warga berdatangan dan mengamankan pelaku beserta barang bukti. Karena terbawa emosi, massa sempat menghakimi pelaku,” ungkap Herman.
Petugas Polsek Rangkasbitung yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku beserta barang bukti ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui bahwa dirinya merupakan rekan pelaku utama yang mencuri sepeda motor korban dan melarikan diri,” pungkasnya.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Rangkasbitung guna proses hukum lebih lanjut.
Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo
