CILEGON – Ketua HMI Cabang Cilegon, TB Rizki Andika, mendesak Ketua KNPI Kota Cilegon, Ari Irmawan, untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Desakan ini muncul setelah pernyataan Ari Irmawan dinilai bersifat arogan dan tidak mencerminkan etika kepemimpinan pemuda.
Dalam keterangan resmi yang diterima media, Senin (8/12/2025), TB Rizki Andika menilai ucapan Ari Irmawan telah menimbulkan keresahan di kalangan pemuda. Menurutnya, organisasi kepemudaan seharusnya menjadi ruang kolaborasi, bukan sumber perpecahan.
“Kami menilai pernyataan Ketua KNPI Kota Cilegon sangat tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin pemuda. Ucapannya bernada arogan dan berpotensi memecah belah. Pemuda seharusnya dirangkul, bukan dibuat saling berhadap-hadapan,” ujar TB Rizki Andika.
Ia menambahkan bahwa suara pemuda tidak boleh diperlakukan sebagai alat kepentingan tertentu.
“Suara pemuda tidak bisa dijualbelikan. Pemuda bukan alat politik. Sikap arogan justru menjauhkan kita dari tujuan membangun persatuan dan kemajuan,” tegasnya.
Atas dasar itu, HMI Cabang Cilegon secara terbuka meminta Ari Irmawan mempertimbangkan langkah mundur dari posisinya sebagai Ketua KNPI Kota Cilegon.
“Dengan segala hormat, kami meminta agar saudara Ari Irmawan mundur dari posisinya. Kami menilai beliau tidak layak memimpin KNPI jika sikap yang ditunjukkan justru memecah belah, bukan menyatukan,” kata Rizki.
Rilis resmi tersebut menegaskan sikap HMI Cabang Cilegon yang menyerukan pentingnya mengembalikan organisasi kepemudaan kepada nilai-nilai persatuan, dialog, serta etika kepemimpinan yang baik.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin
