Beranda Pendidikan Dindikbud Banten Siapkan Infrastruktur Jaringan untuk PPDB

Dindikbud Banten Siapkan Infrastruktur Jaringan untuk PPDB

Kepala Dindikbud Banten Tabrani saat memberi keterangan kepada wartawan. (Iyus/bantennews)

 

SERANG – Menjelang dibukanya penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK/SKh tahun ajaran 2021/2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten terus melakukan persiapan. Salah satunya mengenai infrastruktur jaringan.Hal itu dilakukan sebagai antisipasi terjadinya sistem down akibat banyaknya pengunjung saat pendaftaran PPDB online.

Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Tabrani mengatakan, pihaknya berupaya melengkapi aplikasi pendaftaran PPDB online dengan infrastruktur yang memadai.

“Inysa Allah (infrastruktur) bisa mengcover dari jalannya aplikasi. Niatan kita ingin lebih baik. Namun, lagi-lagi, namanya aplikasi kan buatan manusia, pasti tak akan sempurna,” kata Tabrani, Senin (7/6/2021).

Meski begitu, lanjut Tabrani, dari sisi infrastruktur jaringan, dirinya mengklaim hal itu lebih baik dibandingkan pelaksanaan PPDB tahun-tahun sebelumnya.

“Tapi infrastrukturnya kita siapkan lebih baik, sudah kami siapkan dan sudah kami pastikan. Kami antisiapsi ketika down bahkan kalau daerah blank spot siswa bisa datang ke sekolah (daftar secara manual),” ujarnya.

Diketahui, pekan depan mulai membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) untuk SMA/SMK/SKh tahun ajaran 2021/2022.

Berdasarkan infromasi dari Dindikbud Provinsi Banten, pembukaan PPDB untuk SMK akan dimulai pada 14 Juni hingga 18 Juni 2021. Sedangkan PPDB untuk SMA akan dibuka mulai tanggal 21 Juni hingga 23 Juni 2021.

Untuk pendaftaran PPDB tahun ajaran 2021/2022 untuk SMA/SMK dilaksanakan secara online, dimana calon siswa dapat mengakses website, ppdb.bantenprov.go.id. Jika calon siswa berada di lokasi dimana tidak tersedia akses internet, maka Dindikbud membolehkan calon siswa untuk meminta bantuan operator sekolah yang diminati.

Calon siswa untuk SMK juga diperbolehkan untuk memilih dua jurusan keahlian di sekokah tersebut. Sedangkan calon siswa SMA diperbolehkan memilih dua sekolah.

Sementara, total SMA/SMK/SKh negeri di Banten sebanyak 241 sekolah dengan rincian SMA negeri sebanyak 153 sekolah, SMK negeri 81 sekolah dan SKh negeri sebanyak 7 sekolah. Sedangkan untuk jumlah kuota SMA sebanyak 29 ribu sedangkan SMK sebanyak 43 ribu.(Mir/Red)