PANDEGLANG — Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah ikut menyoroti konflik Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dengan Wakil Bupati Amir Hamzah. Ia membandingkan polemik itu dengan kisruh yang pernah terjadi di Pemkot Cilegon.
Dimyati menegaskan, Pemprov Banten wajib turun tangan meredam konflik di daerah. Ia mencontohkan penanganan di Cilegon yang akhirnya mereda setelah intervensi pemerintah provinsi.
“Kasusnya mirip seperti di Cilegon. Kami panggil, akhirnya mereda dengan sendirinya,” kata Dimyati saat HUT Pandeglang, Rabu (1/4/2026).
Ia memberi sinyal keras. Jika konflik Hasbi–Amir tak kunjung selesai, ia akan memanggil keduanya dalam waktu dekat.
“Kalau minggu ini belum selesai, minggu depan saya panggil dua-duanya,” tegasnya.
Dimyati menilai, konflik kepala daerah dan wakilnya kerap terjadi, namun tidak boleh dibiarkan melebar. Ia mengingatkan, gesekan internal bisa mengganggu jalannya pemerintahan dan pembangunan.
“Kalau tidak solid, yang terjadi cuma gesekan. Daerah sulit maju,” ujarnya.
Ia menekankan, soliditas pimpinan daerah menjadi kunci agar program pembangunan berjalan dan pelayanan publik tetap optimal.
Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
